Perang Baccarat Online | Perang Baccarat
Posted by : Agen Casino Mejaemas Minggu, 29 September 2019

SICBO Jurnalis yang juga pembuat film dokumenter Dandhy Dwi Laksono terancam hukuman pidana di atas lima tahun penjara terkait kasus yang menjeratnya terkait cuitannya di media sosial mengenai Papua.

"Lima tahun ke atas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (28/9/2019).

Dandhy diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45A Ayat (2) Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tentang penyebaran ujaran kebencian terhadap individu atau suatu kelompok berdasarkan SARA. Adapun Dandhy tak ditahan meski telah jadi tersangka, Argo mengatakan hal itu kewenangan penyidik.

BACCARAT - "Itu kan kewenangan penyidik, penyidik yang lebih mempunyai kewenangan ditahan tidaknya seseorang," katanya.

Dandhy dan pengacaranya Alghifari Aqsa mengatakan, polisi menuduh Dandhy melakukan ujaran kebencian lewat media sosial Twitter. Cuitan yang dipermasalahkan adalah terkait isu Papua pada 23 September 2019.

Dandhy diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45A Ayat (2) Undang Undang ITE tentang penyebaran ujaran kebencian terhadap individu atau suatu kelompok berdasarkan suku, ras, agama dan antargolongan (SARA).

ROULETTE  - Dandhy yang dikenal kritis melalui karya-karya dokumenternya terhadap proyek-proyek pemerintah itu ditangkap di rumahnya, kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 26 September 2019.

Welcome to My Blog

CONTACT US

MejaEmas Whatsapp : +6282298915740

Fans Page MejaEmas

Popular Post

- Copyright © Perang Situs Agen Judi Casino Baccarat Online dan Adu Bandar Bakarat Terpercaya -Mejaemas- Powered by marina365blogspot - Designed by Casino Online Betting -