Posted by : Agen Casino Mejaemas
Senin, 05 Oktober 2015
marina365.net - ARSENAL akhirnya mengakhiri tren minor tim saban mentas di Emirates Stadium, melawan rival bebuyutan mereka, Manchester United. Di pekan kedelapan Premier League, peluru The Gunners meletus kencang dan menang 3-0 atas Red Devils.
Alexis Sanchez dan Mesut Ozil mencetak dwigol cepat saat waktu masih berusia enam-tujuh menit! Dan Sanchez kembali mencetak gol keduanya pada menit 19, ke gawang United yang dikawal David de Gea.
Pertahanan United yang awal musim ini sempat diragukan banyak pengamat bola, terbukti benar adanya. Chris Smalling memang tampil konsisten musim ini, namun rekannya Daley Blind tak memiliki kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi bek tengah.
Hal itu bertambah buruk, seiring perubahan pemain di lini belakang. Cederanya Luke Shaw, dan Marcos Rojo, membuat Louis van Gaal menempatkan Antonio Valencia dan Ashley Young sebagai bek sayap. Padahal posisi asli mereka adalah gelandang sayap.
United benar-benar “tertidur lelap” saat badai Arsenal menghampiri mereka. Bukti nyata terlihat di babak kedua, di mana United baru memperlihatkan ciri khas permainan mereka musim ini, penguasaan bola.
Duet pivot alias gelandang jangkar United, Michael Carrick dan Bastian Schweinsteiger juga terlalu lambat menutup pergerakan gelandang serta lini depan Arsenal. Ozil dengan mudah langsung berhadapan dengan bek United, dan tanpa kawalan berarti, menceploskan gol kedua Arsenal.
Kecepatan dan mobilitas pemain Arsenal menegaskan kepada Van Gaal, bahwa United belum sempurna, terutama di bagian pertahanan.
Bentrok dengan Arsenal ini, hanya merupakan salah satu rangkaian laga besar United, sekaligus uji kelayakan United sebagai kandidat titel Premier League musim ini. Selepas Arsenal dan jeda internasional, United akan berhadapan dengan Everton dan Manchester City di laga tandang.
Alexis Sanchez dan Mesut Ozil mencetak dwigol cepat saat waktu masih berusia enam-tujuh menit! Dan Sanchez kembali mencetak gol keduanya pada menit 19, ke gawang United yang dikawal David de Gea.
Pertahanan United yang awal musim ini sempat diragukan banyak pengamat bola, terbukti benar adanya. Chris Smalling memang tampil konsisten musim ini, namun rekannya Daley Blind tak memiliki kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi bek tengah.
Hal itu bertambah buruk, seiring perubahan pemain di lini belakang. Cederanya Luke Shaw, dan Marcos Rojo, membuat Louis van Gaal menempatkan Antonio Valencia dan Ashley Young sebagai bek sayap. Padahal posisi asli mereka adalah gelandang sayap.
United benar-benar “tertidur lelap” saat badai Arsenal menghampiri mereka. Bukti nyata terlihat di babak kedua, di mana United baru memperlihatkan ciri khas permainan mereka musim ini, penguasaan bola.
Duet pivot alias gelandang jangkar United, Michael Carrick dan Bastian Schweinsteiger juga terlalu lambat menutup pergerakan gelandang serta lini depan Arsenal. Ozil dengan mudah langsung berhadapan dengan bek United, dan tanpa kawalan berarti, menceploskan gol kedua Arsenal.
Kecepatan dan mobilitas pemain Arsenal menegaskan kepada Van Gaal, bahwa United belum sempurna, terutama di bagian pertahanan.
Bentrok dengan Arsenal ini, hanya merupakan salah satu rangkaian laga besar United, sekaligus uji kelayakan United sebagai kandidat titel Premier League musim ini. Selepas Arsenal dan jeda internasional, United akan berhadapan dengan Everton dan Manchester City di laga tandang.
Related Posts :
- Back to Home »
- Inggris »
- United "Belum Sadar" Ketika Dibobol Dua Gol Kilat Arsenal

