www.marina365.net - Hujan deras melanda Kota Suci Makkah Al
Mukarammah. Hujan yang berlangsung sejak Jumat (11/9) sore waktu Arab
Saudi atau pukul 21.00 WIB ini disertai dengan angin kencang dan suara
gemuruh. Imbasnya, menjelang maghrib crane alias alat berat menimpa
Masjidil Haram.
Menurut informasi yang diterima Kementerian Luar negeri RI sebanyak
62 jamaah haji meregang nyawa, sementara 30 lainnya luka-luka. Belum
diketahui jumlah WNI yang terluka atau tewas dalam insiden tersebut.
Beredar kabar dua WNI cedera dalam kondisi kritis, tapi informasi itu
belum bisa diverifikasi oleh Pejabat Kemlu, Arsyad, Ketua Daerah Kerja
Makkah.
Syaiful, salah satu warga negara Indonesia yang tinggal
di sana mengatakan hujan es kali ini merupakan sebuah hal yang jarang
terjadi di tanah suci.
"Kejadian seperti ini jarang terjadi
selama ini," ungkap pria yang sudah 12 tahun bermukim di Arab Saudi ini
seperti dilansir Antara.
Hal serupa diungkapkan Kepala Seksi
Katering Daker Makkah Ahmad Abdullah Yunus. Ahmad yang sempat bermukim
di tanah suci mengungkapkan jika penduduk Arab Saudi kerap khawatir
apabila turun hujan."Biasanya orang Arab khawatir kalau turun hujan,"
ungkapnya.
Pasalnya, lanjut Ahmad, lantaran intensitas hujan
yang jarang turun di kawasan tersebut membuat warga tidak siap
mengantisipasinya. Di Tahun 2010 Makkah dan Jeddah pernah dilanda banjir
yang menimbulkan korban jiwa.

