www.marina365.net - Manusia selalu mendapatkan pengawasan dari malaikat-malaikat utusan Allah.
Dalam Alquran dan hadist diterangkan bahwa satu malaikat berada di
sisi kanan manusia untuk mencatat amal baik, sedangkan disisi kiri
bertugas mencatat hal-hal buruk yang dilakukan manusia.
Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa ada lima malaikat yang
bergantian menemani manusia siang dan malam. Dua di antaranya menjaga
pada malam hari, dua lagi bergantian menjaga pada siang hari dan satu
malaikat tidak pernah berpisah dengan manusia.
Malaikat akan berada di sisi kanan dan kiri jika manusia duduk.
Ketika manusia berjalan, satu malaikat akan berada di depannya, dan
malaikat yang lain berada di sisi depan manusia. Dan ketika manusia
tidur, kedua malaikat akan berada di dekatnya kepalanya.
Hal ini dijelaksan dalam surat Qaaf 16 – 18 yang artinya, "Dan
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang
dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat
lehernya", "(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal
perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di
sebelah kiri". "Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada
di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. (Qaaf 16 - 18)”
Rasulullah SAW bersabda, malaikat sebelah kanan bisa lebih dapat
dipercaya dibanding malakat pencatat keburukan di sebelah kiri. Hadits
tersebut sebagaimana dikatakan oleh Imam al Munaawi dalam syarah
Jami’ushshaghier, Faidhul Qadir 2/579 mengutip Majma’ Az Zawa`id yang
artinya,
“Maka jika manusia beramal jelek dan malaikat di sebelah kiri akan
menulisnya, maka malaikat di sebelah kananya berkata kepadanya, “Tunggu
dulu, tunggulah selama 7 jam, jika dia beristighfar kepada Allah jangan
kau tulis dan jika dia tidak beristighfar maka tulislah satu kejelekan."
“Para malaikat datang berganti-ganti kepada kalian pada waktu malam dan
siang hari. Mereka berkumpul saat shalat subuh dan Ashar. Kemudian yang
menjaga kalian di waktu malam naik. Kemudian Allah Yang Maha Mengetahui
urusan mereka, bertanya kepada malaikat-malaikat tersebut,
“Bagaimanakah keadaan hamba-Ku ketika kalian tinggalkan ? mereka
menjawab, “Kami tinggalkan mereka ketika mereka sedang shalat dan kami
datang juga ketika mereka sedang shalat.” ( HR.Muslim )
Malaikat ini menulis amal kebaikan dan kejelekan diantara kedua bahunya.
Lidahnya sebagai pena, mulutnya sebagai tempat tinta, keduanya menulis
amal manusia sampai datang hari kematiannya. Dan saat manusia sudah
masuk ke liang lahat, kedua malaikat berkata:

