Perang Baccarat Online | Perang Baccarat

Tampilkan postingan dengan label Matthijs de Ligt. Tampilkan semua postingan

 info main bola 

MEJAEMAS -  Matthijs De Ligt menambah panjang daftar pemain absen yang sedang dimiliki oleh Juventus saat ini. Baru-baru ini, hasil tes menunjukkan kalau Covid-19 ada di dalam tubuhnya.

Sebelum De Ligt, Alex Sandro dan Juan Cuadrado juga sudah dinyatakan positif Covid-19 lebih dulu. Keduanya sampai tak bisa berpartisipasi melawan AC Milan pada Kamis (7/1/2021) lalu.

Dengan ini, De Ligt dipastikan tak bisa tampil saat Juventus berhadapan dengan Sassuolo dalam laga lanjutan Serie A. Laga itu sendiri diselenggarakan pada Senin (11/1/2021) mendatang di Allianz Stadium.

Tentu, itu bukan satu-satunya laga yang harus dilewati De Ligt akibat Covid-19. Ia juga takkan bisa bermain saat menghadapi Genoa di Coppa Italia dan kemungkinan besar akan absen kala bertandang ke markas Inter Milan.

De Ligt Positif Covid-19
Pihak klub mengeluarkan pernyataan soal kondisi sang pemain melalui situs resminya. Lebih lanjut, De Ligt disebutkan telah menjalani isolasi mandiri seperti yang sudah ditentukan dalam protokol kesehatan.

"Juventus Football Club mengumumkan bahwa, selama pengecekan yang disediakan untuk protokol, hasil positif Covid-19 Matthijs De Ligt muncul," tulis pihak klub.

"Sang pemain telah ditempatkan ke dalam isolasi," tutup pernyataan dari sang juara bertahan Serie A tersebut.

Opsi Lini Bertahan Jadi Terbatas
Absennya De Ligt, ditambah Alex Sandro dan Cuadrado, membuat lini pertahanan Juventus jadi mengkhawatirkan. Ini membuat opsi buat sang pelatih, Andrea Pirlo, jadi cukup terbatas.

Dengan demikian, Juventus hanya tinggal memiliki Danilo, Gianluca Frabotta, Leonardo Bonucci, Merih Demiral, dan pemain muda Radu Dragusin. Untungnya, Giorgio Chiellini sudah mulai kembali berlatih.

Bagaimanapun kondisinya, Juventus wajib meraih tiga angka dari laga kontra Sassuolo. Saat ini mereka tengah berada di peringkat ke-4 Serie A untuk memangkas jarak dengan penghuni posisi tiga, AS Roma.

info main bola

Seharusnya Pesta Juara, Eh Juventus Malah Kalah

Jumat, 24 Juli 2020
Posted by Agen Casino Mejaemas


 SICBO  -  Juventus seharusnya merayakan gelar juara Serie A 2019/20 jika bisa mengalahkan Udinese, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB. Sialnya, justru Juve yang menelan kekalahan memalukan (1-2).

Juve unggul lebih dahulu lewat gol Matthijs de Ligt di menit ke-42, tapi gol ini bukan berarti Juve tampil lebih baik. Babak pertama justru berjalan seimbang, Udinese pun beberapa kali mengancam.

Di babak kedua, Udinese bangkit melawan dan bisa mencetak gol balasan dengan cepat. Juve langsung berusaha mendominasi lagi, tapi mereka hanya bisa melepas tembakan jarak jauh.

Lalu, ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Juve justru kebobolan di menit tambahan. Serangan balik Udinese dengan cepat, dituntaskan Fontana dengan baik

Hasil ini berarti Juve harus menunggu sampai pertandingan berikutnya untuk mengamankan gelar Serie A. Memang kondisi tidak terlalu mengkhawatirkan, Atalanta tertinggal 6 poin di peringkat kedua.

Hanya soal waktu
Kekalahan ini dinilai tidak akan mengubah banyak hal. Juve masih memimpin, hanya masalah waktu. Mereka memimpin dengan 80 poin dari 35 pertandingan, unggul 6 poin dari Atalanta (74).

Si Nyonya Tua punya kesempatan mengamankan trofi saat menjamu Sampdoria, Senin (27/7/2020) dini hari WIB mendatang. Jika menang, Juve bakal melanjutkan dominasi mereka di Serie A sejak bertahun-tahun silam.

Tercatat, pada 23 Juli 2020 kemarin, Juve merayakan dominasi di Serie A selama 3000 hari. Juve merajai Italia dalam delapan tahun terakhir, dan bakal segera mencapai tahun kesembilan.

Ronaldo di mana?
Selain soal perayaan gelar yang tertunda, kekalahan ini pun menyisakan satu pertanyaan besar: Di mana Cristiano Ronaldo?

Sebagai megabintang, pada momen seperti inilah Ronaldo diharapkan bisa jadi pembeda. Sayangnya dia gagal berbuat banyak, gol Juve justru datang dari seorang bek tengah.

Memang kesulitan Ronaldo tidak bisa disalahkan pada dirinya sendiri. Ada masalah pada taktik Maurizio Sarri, yang dinilai tidak bisa memaksimalkan potensi kapten Portugal ini.


Bagaimanapun, Ronaldo jelas perlu memperbaiki performanya, khususnya ketika Juve memulai kembali perjuangan di Liga Champions nanti.
 SICBO  -  Bek Juventus, Matthijs de Ligt mengaku dirinya kini merasa jauh lebih baik secara fisik dan mental setelah sempat mendapat kritik di awal musim.

De Ligt digaet Juventus dari Ajax pada musim panas tahun lalu dengan biaya mencapai 75 juta euro. Bek internasional Belanda itu dianggap menjadi salah satu pemain muda terbaik di dunia.

Namun, De Ligt sempat merasakan kesulitan beradaptasi dengan kerasnya Serie A. Secara perlahan, bek 20 tahun mampu membuktikan kapastasnya di skuad Si Nyonya Tua.

Pengakuan De Ligt
Setelah musim kembali digulirkan, De Ligt tercatat selalu menjadi starter di lima laga yang telah dilakoni Juventus.

Secara luar biasa, De Ligt turut membantu timnya mencatat clean sheet alias tak kebobolan dalam empat laga di antaranya.

"Sekarang saya merasa jauh lebih baik secara fisik dan secara mental saya berada di tempat yang jauh, jauh lebih baik," ujar De Ligt kepada Sky Sport Italia.

Kerasnya Serie A
Lebih lanjut, De Ligt juga bicara tenang kerasnya Serie A. Baginya, ada berapa penyerang hebat yang selalu menyulitkan tiap kali ia hadapi.

"Di Serie A ada banyak striker yang berbeda. Ada Romelu Lukaku, contohnya, yang sangat kuat dan cepat, tapi juga ada Ciro Immobile, yang sangat bagus dalam urusan mencetak gol," tutur De Ligt.

"Setiap tim memiliki penyerang yang hebat, berbeda satu sama lain, dan setiap pertandingan sulit. Standarnya sangat tinggi. Saya mencoba mempelajari mereka sebelum setiap pertandingan untuk mempersiapkan segala kemungkinan," tukasnya.
Welcome to My Blog

CONTACT US

MejaEmas Whatsapp : +6282298915740

Fans Page MejaEmas

Popular Post

- Copyright © Perang Situs Agen Judi Casino Baccarat Online dan Adu Bandar Bakarat Terpercaya -Mejaemas- Powered by marina365blogspot - Designed by Casino Online Betting -