Perang Baccarat Online | Perang Baccarat

Tampilkan postingan dengan label Mason Greenwood. Tampilkan semua postingan

 info main bola  

MEJAEMAS  -  Pemain Manchester United dinilai tidak percaya dan enggan melepas umpan pada Donny van de Beek. Opini tersebut disampaikan eks pemain United, Mark Hughes.

Performa Donny van de Beek memang dinilai belum sesuai harapan. Dia dibeli dengan harga 40 juta euro pada awal musim, tetapi kini justru lebih sering duduk di bangku cadangan.

Van de Beek beberapa kali tampil sejak menit awal, seperti di laga melawan West Ham (10/2/2021). Akan tetapi, pemain asal Belanda itu gagal menunjukkan aksi yang cukup impresif dan ditarik keluar pada babak kedua.

Pemain MU Tidak Percaya pada Donny van de Beek?
Mark Hughes menilai Donny van de Beek punya kualitas yang bagus. Akan tetapi, pemain United belum cukup percaya untuk memberikan umpan kepada gelandang berusia 23 tahun tersebut.

"Sepertinya pemain United belum percaya untuk mengumpan bola padanya," kata Mark Hughes kepada talkSPORT.

"Ketika pemain seperti Fred dan Nemanja Matic naik dan melihat Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood, yang merupakan pemain hebat, pikiran mereka adalah mengumpan padanya," sambung Hughes.

"Saya belum melihat ada banyak gerakan dari Donny van de Beek, saya belum lihat dia melakukan gerakan kecil untuk masuk ke kotak penalti. Dia tampil mengecewakan. Dia harus memberi bukti," tegas Hughes.

Layak Dapat Kesempatan Lagi?
Ole Gunnar Solskjaer sendiri terus memberi pembelaan pada Donny van de Beek. Dia yakin eks pemain Ajax Amsterdam masih butuh waktu untuk adaptasi. Hughes berharap, jika Van de Beek terus diberi kesempatan, harus memberi bukti lebih banyak.

"Ya, Anda ingin memberikan Donny van de Beek kesempatan. Mungkin, dia agak sedikit kecewa karena tidak banyak bermain dan mungkin situasinya menjadi sedikit lebih sulit," kata Hughes.

"Tapi, Anda harus katakan, melihat performanya sejauh ini dengan waktu yang didapat, dia tidak pantas mendapat lebih dari itu. Van de Beek harus menunjukkan lebih banyak lagi," tutup eks manajer Manchester City tersebut.



ROULETTE  -   Manchester United sukses mengorbitkan pemain muda di tim utama pada musim 2019/2020. Salah satu yang tampil menonjol adalah bek kiri Brandon Williams.

Setan Merah sejak lama dikenal punya struktur yang bagus di akademinya. Setelah generasi emas jebolan 1992, terus muncul pemain top dari akademi. Nama penyerang Marcus Rashford adalah salah satunya.

Pada musim 2019/2020, satu pemain lain tampil memukau dari akademi yakni Mason Greenwood. Pemain 18 tahun mampu menembus tim utama dan bersaing. 10 gol mampu dicetaknya di ajang Premier League.

Di balik euforia fans United akan performa apik Mason Greenwood, ada satu pemain muda yang juga tampil bagus. Dia adalah Brandon Williams yang mencuri perhatian dari lini belakang.

Brandon Williams dan DNA Manchester United
Brandon Williams merupakan pemain jebolan akademi Manchester United. Pada musim 2019/2020, pemain 19 tahun bersaing dengan Luke Shaw untuk posisi bek kiri. Brandon Williams telah memainkan 17 laga di Premier League.

"Saya rasa, itu sudah ada sejak saya kecil. Saya berada di sini sejak usia delapan tahun," kata Brandon Williams terkait ikatan emosionalnya dengan klub.

"Itu sudah ditanamkan pada diri kita sejak usia muda, tentang apa arti klub ini. Itu adalah bagian dari DNA yang ada di tubuh kita, tetapi harus dikendalikan dan tidak berlebihan," kata Brandon Williams.

Brandon Williams baru saja mendapat kontrak baru dari United sebagai hadiah atas performa apiknya. Kini, dia punya kontrak dengan United hingga 2024 dan merasa sangat senang dengan kesepakatan itu.

Kontrak baru itu membuat Brandon Williams bakal makin loyal dan memahami apa makna klub baginya. "Itulah yang diberikan pada para pelatih United selama bertahan-tahun kepada saya," katanya.

Karakter Positif Brandon Williams
Di bawah kendali Ole Gunnar Solskjaer, Brandon Williams telah berkembang besar. Kini, dia bisa memainkan banyak peran di sisi kiri pertahanan. Brandon Williams bisa bermain pada formasi 4-2-3-1 maupun 3-4-3.

Karir Brandon Williams diyakini terus menanjak, tetapi dia tidak ingin kehilangan pijakan di bumi dan tetap bekerja keras.

"Ini musim yang gila bagi saya, saya dan keluarga saya, jujur saja. Saya pikir ini bukan masalahnya, karena kapan saja saya bisa turun ke U-23 atau mengalami cedera atau apa pun," kata Brandon Williams.


"Saya hanya fokus pada apa yang saya lakukan. Saya ingin terus bekerja keras, meningkatkan sebanyak mungkin hal yang bisa saya tingkatkan, dan mencoba memainkan sebanyak mungkin laga untuk klub," tutup Brandon Williams.
ROULETTE  -  Manchester United berhasil melanjutkan tren positif mereka di Premier League 2019-2020. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu baru saja menumbangkan Aston Villa di Villa Park, Jumat (10/7/2020) dini hari WIB.

Manchester United tampil perkasa dalam pertandingan itu dan menang meyakinkan dengan skor 3-0. Gol MU masing-masing disumbangkan oleh Bruno Fernandes (penalti), Mason Greenwood, dan Paul Pogba.

Tambahan tiga poin itu menjaga asa Red Devils meneyegel tiket Liga Champions musim depan. Persaingan memperebutkan posisi empat besar juga makin panas.

MU kini mengantongi 58 poin dari 34 pertandingan. Harry Maguire dan kawan-kawan hanya defisit satu poin dari Leicester City yang menempati peringkat keempat.

Bahkan, Manchester United juga masih berpeluang merangsek ke posisi ketiga. Chelsea menempati peringkat ketiga, namun hanya unggul dua poin atas MU.

Selain meraih tiga poin, Manchester United dan beberapa pemain menorehkan catatan spesial pada laga melawan Aston Villa, berikut tujuh di antaranya, dilansir dari Opta dan Squawka.

1. Rekor Kemenangan Beruntun
Kemenangan atas Aston Villa membuat Manchester United membukukan rekor baru. MU menjadi tim pertama dalam sejarah Premier League yang memenangi empat laga beruntun dengan margin minimal tiga gol.

- Manchester United 3-0 Sheffield United

- Brighton 0-3 Manchester United

- Manchester United 5-2 Bournemouth

- Aston Villa 0-3 Manchester United

Tim terakhir yang mencatatkan rekor serupa di kompetisi kasta tertinggi adalah Liverpool pada 1987. Namun, saat itu kompetisi masih menggunakan format lama.

2. Rekor Bruno Fernandes
Selain rekor kemenangan Manchester United, Bruno Fernandes juga membukukan catatan spesial. Fernandes tercatat terlibat secara langsung dalam 13 gol pada 10 laga pertamanya di Premier League. Perinciannya yaitu tujuh gol dan enam assist.

Dia menjadi terbaik dalam kategori ini di era Premier Legue, bersama dengan Mick Quinn yang melakukannya saat memperkuat Conventry City pada musim 1992-1993.

3. Torehan Istimewa Bruno Fernandes Lagi
Bruno Fernandes langsung memberikan efek luar biasa sejak didatangkan dari Sporting Lisbon pada bursa transfer Januari 2020.

Saat ini, Bruno Fernandes telah mencatatkan 6 assist dalam 10 laga di Premier League. Dia bersanding dengan pemain lain yang membukukan catatan istimewa tersebut, yaitu Arjen Robben, Ángel Di María, Mesut Özil, Lee Sharpe, David Ginola, dan Dusan Tadic.

4. Mason Greenwood Samai Rekor Wayne Rooney
Pada laga melawan Aston Villa, Mason Greenwood membuktikan diri layak menjadi striker masa depan Manchester United. Dia mencetak gol kedua MU pada pertandingan di Villa Park itu.

Greenwood menjadi pemain muda kedua (18 bulan 282 hari) yang mencetak gol dalam tiga laga beruntun di Premier League untuk Manchester United. Sebelumnya catatan serupa dibukukan Wayne Rooney pada Februari 2005 (19 tahun 125 hari).

5. Rekor Lain Mason Greenwood
Bukan hanya menyamai torehan Wayne Rooney, Greenwood juga membukukan milestone lain berkat golnya ke gawang Aston Villa.

Dia menjadi pemain keempat yang berusia 18 tahun atau lebih muda yang mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun di Premier League. Tiga pemain lain yang punya catatan serupa adalah Danny Cadamarteri (1997), Michael Owen (1997 & 1998), dan Francis Jeffers (1999).

6. Rekor Penalti
Manchester United banyak mendapatkan hadiah penalti pada Premier League musim ini. Tercatat Setan Merah memenangi 13 penalti pada 2019-2020.

MU menyamai rekor sebagai tim yang mendapat hadiah penalti terbanyak dalam satu musim Premier League. Rekor serupa digengam oleh Leicester City pada 2015-2016 dan Crystal Palace pada 2004-2005.

7. Akhir Penantian Paul Pogba
Setelah menunggu selama lebih dari setahun, Paul Pogba akhirnya berhasil menyudahi paceklik golnya. Pemain Prancis itu tak mencetak gol selama 453 hari.

Ia kali terakhir menempatkan namanya di papan skor pada April 2019. Saat itu, Pogba membobol gawang West Ham United.
Welcome to My Blog

CONTACT US

MejaEmas Whatsapp : +6282298915740

Fans Page MejaEmas

Popular Post

- Copyright © Perang Situs Agen Judi Casino Baccarat Online dan Adu Bandar Bakarat Terpercaya -Mejaemas- Powered by marina365blogspot - Designed by Casino Online Betting -