Perang Baccarat Online | Perang Baccarat

Tampilkan postingan dengan label Berita bola dunia. Tampilkan semua postingan



ROULETTE -  Ambisi Manchester United untuk merekrut remaja Birmingham City, Jude Bellingham semaki berat dengan munculnya Borussia Dortmund sebagai pesaing.

Nama Jude Bellingham mungkin belum sering didengar di kancah sepak bola Eropa. Dia juga tidak mendapat porsi pemberitaan besar dari media-media benua biru.

Namun, sejumlah media Inggris memberi sorotan tajam atas bakat besar Jude Bellingham. Dia baru berusia 16 tahun, tetapi sudah mampu tampil bagus bersama tim senior Birmingham City.

Tawaran Lebih Besar
Sinar Bellingham tak lepas dari pantauan klub-klub top Inggris, tak terkecuali Manchester United yang kabarnya sangat getol memboyong sang pemain ke Old Trafford.

Namun, kini seperti dilansir THe Mirror, Dortmund rupanya juga ikut melihat peluang untuk menggaet Bellingham. Bahkan, raksasa Jerman itu diklaim memberi penawaran yang lebih menggiurkan.

Keseriusan Dortmund mengejar Bellingham bisa jadi merupakan pertanda bahwa mereka siap melepas sang bintang, Jadon Sancho pada musim panas nanti.

Optimisme Manchester United
Langkah Manchester United di bursa transfer kini bisa-bisa disalip Dortmund lagi setelah pada Januari kemarin Die Borussen sukses mencuri Erling Haaland yang sejatinya lebih gencar dikaitkan dengan Setan Merah.

Meski demikian, kubu Manchester United diyakini masih optimis bisa mendapatkan tanda tangan Bellingham, karena sang pemain sendiri kabarnya juga lebih ingin merapat ke Teater Impian.


Selain Manchester United dan Dortmund, Bellingham kabarnya juga diminati oleh Liverpool dan Chelsea.

SAMBUNG AYAM -  Pierre-Emerick Aubameyang dianggap sebagai pemain paling underrated alias yang paling dipandang remeh di Premier League. Striker Arsenal ini tidak mendapatkan pujian yang seharusnya.

Tidak ada yang bisa membantah Aubameyang sebagai salah satu striker terbaik Premier League dua musim terakhir, torehan golnya sudah cukup membuktikan itu. Sejak bergabung dengan The Gunners, Aubameyang terus jadi mesin gol yang bisa diandalkan.

Terbukti, musim lalu dia jadi salah satu top scorer bersama Mohamed Salah dan Sadio Mane. Artinya Aubameyang bisa bersaing dengan striker top tim terbaik sekelas Liverpool.

Sayangnya, kontribusi Aubameyang kerap kali diabaikan karena tidak bisa mempersembahkan trofi. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Paling Underrated
Ada banyak pemain yang dipandang remeh, Aubameyang jelas salah satunya. Analis Premier League, Lewis Winter, mengatakan bahwa kerja keras Aubameyang ditutupi oleh masalah-masalah Arsenal. Jika mau melihat lebih dalam, sebenarnya torehan gol Aubameyang terbilang impresif.

"Aubameyang adalah pemain paling underrated di Premier League," buka Winter dikutip dari Express.

"Sebagai striker, dia tidak mendapatkan pujian selayaknya karena dia bukan bagian dari tim Arsenal yang pernah sukses meraih trofi mayor."

"Namun, sebenarnya hanya Mohamed Salah -- salah satu pemain dalam tim terbaik Liverpool -- yang telah mencetak lebih banyak gol sejak kedatangan Aubameyang di Premier League pada Januari 2018 lalu," imbuhnya.

Minim Trofi
Winter yakin, seandainya Aubameyang bermain untuk klub top, dia akan lebih diakui dari kondisi sekarang. Masalahnya adalah Aubameyang bermain untuk tim-tim yang tidak bisa bersaing meraih trofi, yang membuat kontribusinya tampak minim.

"Aubameyang telah mencetak 61 gol untuk Arsenal dalam kurang dari 100 pertandingan dan sekarang dia mencatatkan torehan 20 gol lebih dalam tujuh atau delapan musim terakhir, menghitung Borussia Dortmund dan Saint-Etienne," sambung Winter.


"Itu merupakan torehan luar biasa yang sayangnya tidak tecermin pada koleksi trofinya, hanya Coupe de la Ligue 2013 dan DFB-Pokal 2017," tandasnya.


SICBO - Kegagalan Liverpool di Liga Champions 2019/20 ini berbuntut panjang. Perlahan-lahan, kelemahan tim yang disebut sempurna ini mulai terekspos, khususnya saat melawan tim-tim yang bermain pasif-defensif.

Kamis (12/3/2020) kemarin, The Reds tersingkir usai menyerah 2-3 dari Atletico Madrid pada duel leg kedua 16 besar di Anfield. Kekalahan ini melengkapi luka Liverpool, yang juga takluk 0-1 dalam lawatan ke Wanda Metropolitano sebelumnya.

Dua kekalahan dari Atletico Madrid ini menelanjangi kelemahan pasukan Jurgen Klopp. Mereka memang menggempur pertahanan lawan, tapi tidak bisa menemukan celah yang tepat untuk mencetak gol.

Kondisi itulah yang melahirkan gagasan Liverpool masih butuh pemain kreatif. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Coutinho Cocok
Ada beberapa pemain kreatif yang layak didekati Liverpool, salah satunya adalah mantan pemain mereka sendiri, Philippe Coutinho. Analis Premier League, Clinton Morrison, meyakini Liverpool harus mencoba memulangkan Coutinho.

Transfer ini tidak sulit, Coutinho sendiri kesulitan di Bayern Munchen dan sepertinya tidak akan bisa kembali ke Barcelona. Liverpool butuh kreativitas, Coutinho butuh klub.

"Anda tahu siapa yang ingin saya lihat didatangkan Liverpool? Fans Mereka mungkin mulai protes, tapi saya kira Philippe Coutinho cocok," kata Morrison kepada Express.

"Saya kira dia akan jadi rekrutan brilian. Dia tidak jadi pemain reguler di Bayern Munchen, juga tidak benar-benar bermain di Barcelona, saya akan senang jika dia ke Liverpool."

Memperkuat Skuad
Bagaimanapun, Morrison tahu Liverpool perlu memperkuat skuad. Jurgen Klopp harus mendatangkan beberapa pemain, tidak hanya Coutinho. Liverpool yang sekarang mungkin sudah sangat kuat, tapi bukan berarti tidak bisa lebih kuat lagi.

"Pelatih mana pun selalu ingin memperkuat skuad. Bahkan ketika Anda punya starting XI terkuat, mereka akan selalu mendatangi petinggi dan meminta pemain untuk memperkuat skuad," sambung Morrison.


"Jaid ya, jelas, Liverpool butuh pemain. Saya tahu mereka dihubungkan dengan pemain-pemain seperti Kylian Mbappe, wow, dan Jadon Sancho, pemain-pemain seperti itu," tandasnya.

ROULETTE -  Josep Guardiola pernah menjadi sosok 'mentor' bagi Mikel Arteta di Manchester City. Lalu bagaimana tanggapan pelatih berdarah Spanyol tersebut soal kiprah Arteta selama menukangi Arsenal dalam beberapa bulan terakhir?

Seperti yang diketahui, Arteta langsung menjabat sebagai asisten pelatih Guardiola begitu memutuskan pensiun di tahun 2016 lalu. Sejak itu, ia menimba ilmu dari pria yang juga pernah menukangi Barcelona serta Bayern MUnchen tersebut.

Tiga tahun berselang, tepatnya di akhir tahun 2019 kemarin, Arteta memutuskan untuk keluar dari 'perguruan'. Ia memilih untuk membantu Arsenal yang sedang pesakitan dan baru saja memecat pelatihnya, Unai Emery.

Kehadiran Arteta ternyata memberikan dampak positif. Pelan tapi pasti, the Gunners meraih hasil yang diinginkan. Bahkan Pierre-Emerick Aubameyang berhasil menyapu bersih empat dari lima pertandingan terakhirnya dengan kemenangan.

Penilaian Guardiola
Guardiola jelas tidak luput memantau perkembangan Arteta selama menukangi Arsenal. Dan menurutnya, apa yang dilakukan Arteta selama bersama the Gunners sudah pantas mendapatkan pujian besar.

"Saya bisa bilang berjalan dengan sangat baik, bahwa faktanya gagasan yang sudah ia terapkan telah masuk ke dalam tim," ujar Guardiola seperti yang dikutip dari Metro.

"Permainan posisinya semakin membaik hari demi hari. Melakukan hal semacam itu dalam waktu yang singkat tidak mudah. Dan saya yakin Arsenal akan meraih kesuksesan di masa depan bersama dirinya," lanjut pria berumur 49 tahun tersebut.

Arteta Tidak Meminta Saran
Kendati sudah berpisah, namun bukan berarti tali silaturahmi antara Guardiola dan Arteta serta merta terputus. Rupanya keduanya masih menjalin kontak, namun tidak sekalipun Arteta meminta saran dari Guardiola.

"Sudah pasti tidak. Dia adalah orang dewasa, dia sudah lebih dari siap, dia tidak membutuhkan saran," tambah Guardiola.

"Kami berbincang soal keluarga, soal hari-hari perdana, perihal bagaimana dia beradaptasi dengan tim, hal-hal normal. Kami juga berbicara soal teman, mantan rekan, soal kami bekerja bersama, hanya itu saja," pungkasnya.

Keduanya akan saling bertatap muka dalam laga Premier League antara Arsenal melawan Manchester City pada Kamis (12/3/2020) dini hari nanti. Pertandingan tersebut akan digelar di markas the Citizens, Etihad Stadium.

Serba-serbi 1000 Laga Cristiano Ronaldo

Senin, 09 Maret 2020
Posted by Agen Casino Mejaemas
 ROULETTE  - Juventus menang 2-0 menjamu Inter Milan dalam lanjutan kompetisi Serie A 2019/20, Senin (9/3/2020). Cristiano Ronaldo pun sukses menandai laga ke-1000 dengan kemenangan.

Ya, laga Juventus kontra Inter adalah laga ke-1000 dalam karier profesional bintang 35 tahun Juventus asal Portugal tersebut.

Ronaldo memang tidak mencetak gol untuk timnya. Mereka menang lewat gol-gol Aaron Ramsey dan Paulo Dybala. Namun, Ronaldo tetap bangga.

Terlebih lagi, kemenangan ini juga membawa Juventus kembali puncak klasemen sementara, dengan keunggulan satu poin (53-62) atas Lazio di posisi dua. Inter masih tertahan di peringkat tiga dengan 54 poin dari 25 laga.

Bangganya Cristiano Ronaldo
Ronaldo menandai penampilan ke-1000 ini dengan sebuah postingan di Instagram.

"Sangat bangga telah mencapai 1000 pertandingan resmi dalam karier saya dengan sebuah kemenangan penting yang menempatkan kami kembali di puncak klasemen! Terima kasih kepada semua rekan, pelatih, keluarga dan teman, serta fans yang membantu saya meraih pencapaian hebat ini," tulis Ronaldo dalam caption-nya.

4 Klub
Ronaldo mencapai 1000 laga ini selama 18 musim dengan empat klub berbeda, yakni Sporting Lisbon (2002-2003), Manchester United (2003-2009), Real Madrid (2009-2018), dan Juventus (2018-sekarang).

Ronaldo mencetak lima gol dalam 31 penampilan untuk Sporting. Ronaldo kemudian mengibarkan namanya bersama Manchester United, di mana dia mencetak 118 gol dalam 292 penampilan.

Di Real Madrid, Ronaldo semakin menggila, mencetak 450 gol dalam 438 laga.

Ini adalah musim keduanya di Juventus. Sejauh ini, Ronaldo telah mencetak 53 gol dalam 75 penampilan di semua ajang dengan seragam Juventus.

Ronaldo juga telah mencetak 99 gol dalam 164 penampilan untuk tim nasional Portugal.

Detail 1000 Laga Cristiano Ronaldo
*Sporting Lisbon - 31 (5 gol)
*Manchester United - 292 (118 gol)
*Real Madrid - 438 (450 gol)
*Juventus - 75 (53 gol)
*Tim Nasional Portugal - 164 (99 gol).
*Total - 1000 (725 gol).

Koleksi Gelar
*Supertaca Candido de Oliveira: 2002.

Manchester United
*Premier League: 2006/07, 2007/08, 2008/09
*FA Cup: 2003/04
*EFL Cup: 2005/06, 2008/09
*Community Shield: 2007
*Liga Champions: 2007/08
*Piala Dunia Antarklub FIFA: 2008.

Real Madrid
*La Liga: 2011/12, 2016/17
*Copa del Rey: 2010/11, 2013/14
*Supercopa de Espana: 2012, 2017
*Liga Champions: 2013/14, 2015/16, 2016/17, 2017/18
*Piala Super Eropa: 2014, 2017
*Piala Dunia Antarklub FIFA: 2014, 2016, 2017.

Juventus
*Serie A: 2018/19
*Supercoppa Italiana: 2018.

Portugal
*EURO/Piala Eropa: 2016
*UEFA Nations League: 2018/19.

Ronaldo juga telah meraih sederet penghargaan individual, dan menorehkan beberapa rekor hebat. Termasuk di antaranya adalah 5 Ballon d'Or, dan sementara sebagai pencetak gol terbanyak (128) Liga Champions sepanjang masa.


 BACARAT -  Juventus berhasil keluar sebagai pemenang saat bertemu rivalnya, Inter Milan, dalam laga lanjutan Serie A pada Senin (9/3/2020) dini hari tadi. Skuat besutan Maurizio Sarri tersebut menang dengan skor meyakinkan, 2-0.

Hasil ini membuat Juventus kembali menduduki puncak klasemen Serie A dengan koleksi 63 poin. Sementara Inter Milan harus puas berada di peringkat ke-3 dan tertinggal sembilan poin atas klub berjuluk Bianconeri tersebut.

Inter sempat mengimbangi permainan Juventus pada babak pertama. Namun, mereka tidak bisa menahan skor imbang 0-0 begitu babak kedua memasuki menit ke-54. Aaron Ramsey berhasil mencetak gol dan membuat skor berubah jadi 1-0.

Pada menit ke-67, Paulo Dybala melakukan aksi magisnya dengan mencetak gol saat dikerubungi pemain Inter Milan di depan kotak penalti. Ia berhasil melewati hadangan pemain lawan sebelum melepaskan tembakan mendatar ke gawang Nerazzurri.

Man of the Match
Dybala memang mencetak gol indah. Namun status man of the match lebih pantas disematkan kepada Aaron Ramsey yang tidak hanya mencetak gol, melainkan juga mempersembahkan assist untuk gol Dybala.

Situs statistik terkemuka, Whoscored, memberikan rating 8.6 untuk mantan penggawa Arsenal tersebut. Kendati dirinya hanya membukukan satu tembakan yang menghasilkan gol pertama Juventus di pertandingan kali ini.

Selama permainan berlangsung, Ramsey mencatatkan 61 operan dengan tingkat kesuksesan sebesar 90 persen. Tidak hanya itu, pria berkebangsaan Wales tersebut juga mengantongi tiga operan kunci yang salah satunya menghasilkan assist.


Ia juga menjadi salah satu sentral permainan Juventus terutama di garis akhir lapangan. Tercatat kalau Ramsey membukukan total 74 kali sentuhan sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya permainan.


BACARAT - Barcelona telah memainkan laga pekan ke-28 La Liga dengan mengalahkan Real Sociedad. Bermain di Camp Nou pada Minggu (8/3/2020) dini hari WIB, Barcelona menang dengan skor tipis 1-0 atas Sociedad.

Gol semata wayang Barca lahir lewat eksekusi penalti Lionel Messi di menit ke-81. Pertandingan berjalan seimbang, Sociedad tampil percaya diri, Barca kesulitan membongkar pertahanan tim tamu sebelum mendapatkan hadiah penalti tersebut.

Tambahan tiga poin ini menuntun Barca ke puncak klasemen sementara dengan 58 poin dari 27 pertandingan, unggul 2 poin dari Real Madrid yang baru akan bermain Senin (9/3/2020) dini hari WIB.

Di laga lain, pertandingan seru antara Atletico Madrid dan Sevilla berakhir imbang. Dua penalti terjadi, masing-masing klub mendapat satu. Laga di Wanda Metropolitano berakhir dengan skor imbang 2-2.

Hasil Pertandingan La Liga
Hasil pertandingan pekan ke-28 La Liga sampai Minggu (8/3/2020) dini hari WIB.

*Eibar 1-2 Mallorca (Pedro Bigas 90'; Dani Rodriguez 42', Takefusa Kubo 78')
*Atletico Madrid 2-2 Sevilla (Alvaro Morata 32'-pen, Joao Felix 36'; Luuk de Jong 19', Lucas Ocampos 43'-pen)
*Barcelona 1-0 Real Sociedad (Lionel Messi 81'-pen)
*Getafe 0-0 Celta Vigo

Real Madrid melawan Real Betis
Real Madrid akan main tandang melawan peringkat 14 Real Betis pada pekan ke-27 La Liga 2019/20, Senin (9/3/2020). Setelah merebut puncak klasemen dengan kemenangan di El Clasico, Madrid kini dihadapkan pada laga 'tricky' di Benito Villamarin.

Pekan lalu, Madrid mengalahkan sang rival Barcelona 2-0 di Santiago Bernabeu. Madrid menang lewat gol-gol Vinicius Junior dan Mariano. Kemenangan itu membuat pasukan Zinedine Zidane kini memimpin klasemen dengan keunggulan satu poin atas Barcelona.

Unggul cuma satu poin, Madrid jelas tidak bisa lengah. Jika tidak, maka upaya mereka untuk sampai di sini bisa sia-sia. Untuk itu, meski mungkin bakal sedikit sulit, Betis harus dikalahkan.

Betis cukup kuat di kandang. Namun, Betis sedang berada dalam form yang mencemaskan, tanpa kemenangan dalam tujuh laga terakhir di semua ajang.

Betis juga tanpa kemenangan dalam dua laga kandang terakhirnya di La Liga. Mereka kalah 2-3 menjamu Barcelona, dan imbang 3-3 menjamu Real Mallorca.

Jadwal Pertandingan Pekan ke-28 La Liga
Minggu (8/3/2020)
-18:00 WIB Osasuna vs Espanyol
-20:00 WIB Real Valladolid vs Athletic Bilbao
-22:00 WIB Levante vs Granada

Senin (9/3/2020)
-00:30 WIB Villarreal vs Leganes
-03:00 WIB Real Betis vs Real Madrid


SICBO -  Harry Maguire mengaku berusaha meniru gaya bertahan Rio Ferdinand untuk terus mengembangkan permainannya di Manchester United. Maguire tahu Ferdinand adalah salah satu legenda MU yang pernah mengubah filosofi bertahan.

Maguire menjelma jadi salah satu pemain terpenting sejak tiba di Old Trafford pada musim panas lalu. Ban kapten di lengannya sudah cukup jadi bukti, dia sekarang hampir tidak tergantikan.

Bek 27 tahun ini telah merangkai 39 penampilan di semua kompetisi dan membantu MU berjuang mengamankan empat besar Premier League. Maguire bisa membuat pertahanan MU tampil lebih tenang dan lebih baik.

Sekarang, Maguire mengaku benar-benar kagum pada gaya bermain Ferdinand, yang pernah meraih kejayaan bersama MU. Apa maksudnya?

Dua Bek Tengah
Sebagai salah satu bek asli Inggris, Maguire tentu tumbuh besar dengan menyaksikan generasi emas Timnas Inggris belasan tahun silam. Saat itulah dia terkagum dengan duet Ferdinand dan John Terry.

"Sebenarnya saya selalu memandang dua bek tengah sebagai panutan: John Terry dan Rio Ferdinand," buka Maguire di laman resmi Manutd.

"Ketika saya masih sangat muda, mereka adalah dua bek tengah yang selalu bermain setiap pekan, meraih banyak trofi, memenangi pertandingan besar, dan bermain untuk Timnas Inggris. Mereka adalah dua bek tengah inti Timnas Inggris."

Filosofi Rio
Di antara dua idolanya tersebut, Maguire mengaku lebih kagum pada Ferdinand. Menurutnya, Ferdinand telah mengembangkan filosofi bertahan ke level yang lebih tinggi dan berbeda dari sebelumnya.

"Saya kira Rio telah mengembangkan filosofi bertahan ke level yang lebih tinggi. Terry selalu bagus saat membawa bola," lanjut Maguire.

"Terry punya jangkauan umpan yang bagus, kaki kiri dan kaki kanan, tapi saya kira Rio telah mencontohkan filosofi bahwa Anda harus mulai membawa bola dari belakang, melangkah ke depan dan berani menghadapi lawan."

Meniru Ferdinand
Maguire menambahkan bahwa sekarang dia berusaha meniru jejak Ferdinand di Old Trafford. Meski belum sebaik pendahulunya, Maguire sekarang sudah cukup berani membawa bola.

"Yang paling baik adalah untuk tetap bersikap tenang, sabar, dan memercayai kemampuan Anda," imbuh Maguire.


"Dribel dimulai dari pertahanan yang bagus, dalam hal memotong umpan-umpan lawan. Saya sudah cukup bagus membawa bola, khususnya untuk pemain bertubuh besar," tandasnya.



 SICBO  -  Sebuah keluhan diungkapkan oleh Frank Lampard. Ia mengaku kesal melihat timnya yang kini terkena badai cedera hampir di semua lini Chelsea.

Sejak awal tahun 2020, Chelsea memang mengalami masalah yang cukup pelik dengan cedera. Sejumlah pemain inti mereka terus tumbang akibat cedera.

Yang terbaru, ada nama Callum Hudson-Odoi yang kembali cedera. Padalah sang winger baru saja pulih dari cedera dan belum sempat comeback, namun malah terkena cedera lagi.

Lampard mengaku kecewa melihat cedera yang dialami winger mudanya itu. "Situasi ini terasa sulit untuk kami," beber Lampard yang dikutip Goal International.

Tidak Dipaksakan
Lampard membantah bahwa pihaknya memaksakan Hudson-Odoi untuk segera berlatih. Ia menyebut bahwa sang winger benar-benar sudah pulih sehingga ia diijinkan untuk berlatih.

"Kami tidak memaksa ia untuk segera berlatih. Kami melihat tanda-tanda pada dirinya bahwa ia sudah fit untuk berlatih, lalu ia mengalami cedera kembali di sesi latihan perdananya."

"Situasi ini tentu membuatnya frustrasi, karena dia adalah anak muda yang ingin bermain. Di sisi lain kami juga merasa frustrasi karena kami mendapatkan tambahan cedera di tim kami."

Ganggu Kestabilan
Lampard juga mengakui bahwa cedera yang dialami sejumlah pemain kuncinya ini mengganggu kestabilan The Blues. Namun Lampard menegaskan bahwa ia dan timnya akan terus berjuang meski kondisi mereka saat ini kurang baik.

"Ini memang tidak banyak dibicarakan, namun saya rasa tim kami adalah tim yang paling banyak terkena cedera di papan atas EPL. Ada beberapa pemain penting kami yang mengalami cedera, seperti Kante, Loftus-Cheek dan lain-lain."

"Kami mengawali musim dengan kondisi yang serupa dan kini kami mengalami hal itu di tengah musim. Namun kami akan terus berjuang untuk meraih hasil terbaik." ujarnya.

Laga Berikutnya
Chelsea akan menghadapi sebuah laga berat di akhir pekan nanti.

Mereka akan menjamu tim kuda hitam, Everton di Stamford Bridge pada hari Minggu (8/3) malam nanti.


BACARAT - Hampir banyak kalangan dari penikmat sepak bola, terutama Inggris, yang meragukan peluang Arsenal untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan. Namun tidak dengan penyerang the Gunners, Pierre-Emerick Aubameyang.

Pada tiga musim sebelumnya, Arsenal selalu berusaha untuk mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi bergengsi Eropa tersebut. Tetapi perjuangannya hanya selalu mendapatkan kata 'nyaris' saja.

Di musim kemarin, mereka hanya berjarak satu poin dengan tiket ke Liga Champions. Ya, mereka finis pada peringkat lima dalam klasemen Premier League dengan jarak satu angka dari penghuni peringkat empat, Tottenham.

Sekarang mereka masih dalam tahap perjuangan lagi. Namun kali ini sedikit berat, sebab pasukan Mikel Arteta itu masih berkutat di peringkat 10 dengan jarak delapan poin dari tim yang menempati posisi empat, Chelsea.

Masih Mungkin Terjadi
Banyak pandit, bahkan yang pernah memperkuat Arsenal semasa bermain dulu, mengaku ragu kalau bisa melihat the Gunners ada di Liga Champions musim depan. Tapi keraguan yang sama tidak terlihat pada benak Aubameyang.

Pemain berdarah Gabon tersebut dikabarkan ingin pindah ke Barcelona demi mendapatkan kesempatan beraksi di ajang Liga Champions lagi. Tetapi, ia sendiri meyakini kalau kesempatan itu bisa didapatkan bersama Arsenal musim depan.

"Saya pikir masih mungkin, semuanya masih mungkin terjadi," ujar Aubameyang mengenai peluang timnya bermain di Liga Champions seperti yang dikutip dari Express.

"Musim lalu, kami tertinggal 10 poin dari empat besar dan kami bangkit dan sangat begitu dekat, tapi saya pikir kami mampu melakukannya," lanjutnya.

Berada di Jalur yang Tepat
Yang perlu dilakukan Arsenal, menurut Aubameyang, tidak begitu neko-neko. Mereka hanya perlu melanjutkan apa yang sementara ini dikerjakan sebab menurutnya the Gunners sudah berada pada jalur yang tepat.

"Saat anda melihat pertandingan kami dan tim lainnya, saya pikir semuanya masih mungkin. Kami harus fokus kepada apa yang sedang dilakukan dan saya pikir tim sedang berjalan dengan bagus," tambahnya.

"Kami punya beberapa hal untuk dibenahi, tapi saya yakin bahwa sekarang kami punya tekanan lebih karena kami hanya memiliki kesempatan ke Liga Champions karena Premier League," tutup mantan pemain Borussia Dortmund tersebut.

Zinedine Zidane Pisahkan Luka Modric dengan Toni Kroos, Ada Masalah?

Jumat, 06 Maret 2020
Posted by Agen Casino Mejaemas


BACARAT -   Zinedine Zidane kerap membuat keputusan-keputusan ekstrem dalam meramu taktik Real Madrid. Musim ini, salah satu keputusan penting Zidane adalah memisahkan Luka Modric dengan Toni Kroos.

Dua gelandang ini sangat penting bagi Los Blancos, khususnya dalam masa-masa kejayaan beberapa tahun lalu. Modric lebih jago merancang serangan, Kroos adalah otak permainan Madrid secara keseluruhan dengan ritme umpannya.

Keduanya nyaris tidak tergantikan, dilengkapi dengan Casemiro sebagai gelandang bertahan. Kombinasi ini terbukti manjur dan berhasil membantu Madrid meraih banyak trofi.

Kendati demikian, catatan itu menurun drastis musim ini. Modric dan Kroos jarang main bersama, mengapa?

Gantian Main
Dikutip dari Marca, dalam enam pertandingan terakhir, Modric dan Kroos hanya satu kali jadi starter bersama. Singkatnya, ketika Zidane memainkan salah satu dari mereka, yang lainnya harus beristirahat.

Kontra Barcelona, Celta Vigo, dan Real Sociedad, Kroos dimainkan sebagai starter tapi Modric dicadangkan. Kontra Manchester City dan Osasuna, Modric jadi starter tapi Kroos dicadangkan.

Lalu, pada El Derbi Madrileno lalu, ketika Zidane menurunkan lima gelandang sebagai starter dan tidak suka apa yang dia saksikan di babak pertama, Isco dan Kroos harus meninggalkan lapangan lebih cepat, yang menyisakan Modric, Casemiro, dan Fede Valverde di sisa pertandingan.

Hanya Rotasi?
Memang sebagian keputusan-keputusan Zidane ini didorong kebutuhan untuk merotasi skuad, tapi sebenarnya tidak hanya itu. Zidane memang menyiapkan tim dengan sangat detail, pemain yang turun harus sesuai taktik.

Sebut saja keputusan mencadangkan Kroos ketika Madrid dikalahkan Man City, atau keputusan mencadangkan Modric pada kemenangan atas Barcelona.

Jelas ada alasan taktik di balik keputusan-keputusan tersebut. Mungkin karena perkembangan signifikan Valverde dan Isco.


Dahulu, duet Casemiro-Kroos-Modric berhasil mempersembahkan tiga trofi LIga Champions beruntun. Sekarang trio itu mulai dipisahkan.


ROULETTE - Ada satu sosok yang merasa girang setelah Liverpool menelan kekalahan atas Watford di ajang Premier League akhir pekan kemarin. Dia adalah mantan pemain Arsenal di era 'invincibles', Ray Parlour.

Secara mengejutkan, Liverpool mengalami kekalahan sewaktu melawat ke markas Watford yang tengah berjuang menghindari zona degradasi. Tidak tanggung-tanggung, skuat asuhan Jurgen Klopp itu tumbang dengan skor telak 0-3.

Untungnya hasil tersebut tidak memengaruhi peluang mereka untuk menjadi juara Premier League musim ini. Mereka masih unggul 22 poin atas saingannya, Manchester City, dan sedang berada di puncak klasemen.

Yang disayangkan adalah Liverpool gagal mencetak rekor baru. Seperti yang diketahui, mereka sedang berupaya mendekati rekor tak terkalahkan Arsenal berjumlah 49 pertandingan di liga yang dibukukan mulai musim 2002/03 hingga 2004/05.

Senang Melihat Liverpool Kalah
Kabar soal kekalahan Liverpool jelas saja membuat Ray Parlour sebagai bagian dari skuat Arsenal 'Invincibles' girang. Ia bahkan merayakannya, namun tidak menganggapnya sebagai hal yang spesial.

"Tentu saja! Saya juga menghabiskan beberapa gelas minuman! Rekor ada untuk dipecahkan dan saya yakin bila pemain Liverpool ada di situasi yang sama, mereka ingin kami kalah juga!" ujarnya saat ditanya apakah dirinya senang melihat Liverpool kalah oleh talkSPORT.

"Tapi itu bukan hal yang besar, sungguh. Saya tahu ini adalah rekor yang sangat bagus untuk dimiliki dan saya sangat bangga dengan itu, tapi yang terpenting adalah memenangkan liga dan Liverpool sedang melakukannya," lanjutnya.

"Pada awal musim semuanya masih soal memenangkan gelar liga, bukan soal berjalan tanpa kalah - itu adalah sebuah bonus andai terjadi," tambahnya.

Fokus ke Liga Champions
Ketimbang meratapi kegagalan itu, Parlour merasa bahwa the Reds sebaiknya mengalihkan fokus ke Liga Champions. Apalagi mereka harus berhadapan dengan Atletico Madrid di leg kedua dalam kondisi tertinggal.

"Mereka masih punya kesempatan di leg kedua melawan Atletico Madrid dan itu akan sulit sebab mereka adalah tim yang bagus, terorganisir dengan baik dan sulit untuk dibongkar, tapi anda masih mengunggulkan Liverpool di Anfield," pungkasnya.


Sebagai informasi, Liverpool menelan kekalahan pada leg kedua yang berlangsung di Wanda Metropolitano pada bulan Februari lalu dengan skor 0-1. Leg kedua sendiri baru akan digelar pada pertengahan pekan depan.

SICBO -  Virus Corona menjadi masalah besar di Italia pada saat ini. Hal itu berimbas kepada kompetisi sepak bola yang harus terus berlanjut tanpa kehadiran penonton sampai tanggal 3 April mendatang.

Virus tersebut pertama kali tiba di Italia pada bulan Januari lalu, dan dibawa oleh dua turis asal China yang sedang menghabiskan waktu liburnya di Roma. Sampai sekarang, tercatat ada 79 korban meninggalkan akibat penyakit ini.

Ada tiga daerah yang terkena dampak paling parah, Lombardia, Emilia-Romagna dan juga Veneto. Sebelum pertandingan antara Juventus vs Inter Milan ditunda, penonton dari ketiga wilayah tersebut sempat dilarang mendekati area stadion.

Pihak pemerintah Italia sudah melakukan tindakan preventif agar jumlah korban yang berjatuhan menurun. Salah satunya adalah dengan tidak menciptakan keramaian dalam satu tempat. Itulah sebabnya sejumlah laga di Italia harus ditunda.

Cara Melindungi Pemain
Seluruh kegiatan olahraga di Italia telah dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton sampai awal bulan April mendatang. Hal itu membuat kemungkinan para penonton terkena sebaran virus Corona jadi semakin minim.

Namun, bagaimana dengan para pemain? Mereka pun berpotensi terjangkit penyakit yang sama dan berada di atas lapangan bisa mengancam nyawanya. Tetapi, kompetisi harus terus berlanjut.

Oleh karenanya, pihak klub diminta untuk melakukan tindakan preventif. Cara pertama adalah dengan melakukan tes kesehatan secara reguler untuk memastikan bahwa mereka tidak terjangkit virus sebelum pertandingan.

Kemudian, para pemain juga diminta untuk tidak minum dari botol minuman yang sama baik dalam pertandingan ataupun selama sesi latihan. Mereka juga dilarang makan di ruang ganti, serta memisahkan handuk serta pakaian dari setiap pemain.

Tak Perlu Pakai Masker
Kebiasaan di lapangan, seperti berjabat tangan antar pemain, juga tidak diperbolehkan. Maskot tim pun tidak boleh masuk ke lapangan bersama para pemain. Berikutnya, pemain dilarang menyentuh mata, hidung, ataupun mulut dengan tangan yang belum dicuci.

Tindakan lain yang terlihat sepele, seperti menutup mulut saat sedang batuk ataupun menguap juga disarankan untuk tidak dilakukan dengan tangan yang belum dibersihkan. Termasuk juga menggunakan tisu sekali pakai.

Tempat latihan dan ruang ganti harus diberikan disinfektan secara reguler. Lalu para pemain dengan gejala demam ataupun infeksi pernapasan harus segera dipisah dari anggota skuat lainnya.


Bahkan awak media pun diminta untuk memberikan disinfektan pada mic miliknya sebelum melakukan wawancara. Sementara penggunaan masker serta sarung tangan karet dianggap tidak perlu untuk dilakukan.

 ROULETTE -  Gelandang belia Chelsea, Billy Gilmour mendapat pujian setinggi langit dari rekan setimnya, Ross Barkley menyusul performa impresif dalam laga kontra Liverpool, Rabu (4/3/2020) dini hari WIB.

Menghadapi Liverpool, Frank Lampard secara mengejutkan memainkan Gilmour yang baru berusia 18 tahun sebagai starter di lini tengah, bersama Barkley dan Mateo Kovacic.

Secara luar biasa, Gilmour mampu tampil apik hampir sepanjang pertandingan. Bahkan, ia menjadi sorotan karena mampu mengecoh Fabinho dengan trik nutmeg.

Pujian Ross Barkley
Seusai laga, Barkley pun menyanjung tinggi performa Gilmour yang baru mencatat penampilan kelimanya bersama tim senior Chelsea.

"Hari ini dia tampil brilian tapi itu tak mengejutkan bagi saya karena cara dia berlatih setiap hari," ujar Barkley kepada BBC Sport.

"Saya menyaksikan dia musim lalu dan ia berkualitas dalam latihan dan dia menunjukkannya dengan kesempatan bermain yang sedikit musim ini. Hari ini dia menunjukkan performa top. Semoga terus berlanjut," tambahnya.

Kemenangan Chelsea Atas Liverpool
Chelsea sukses memenangi laga ini dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan Chelsea masing-masing dicetak oleh Willian pada babak pertama serta Ross Barkley di paruh kedua pertandingan.


Berkat hasil ini, Chelsea pun berhak melaju ke babak perempat final yang akan dimainkan akhir Maret mendatang.


 ROULETTE -  Mikel Arteta mengakui besarnya dampak finansial terhadap Arsenal jika gagal menembus Liga Champions musim depan. Dia tahu kegagalan itu bisa membuat segalanya jadi jauh lebih sulit.The Gunners sedang dalam kondisi buruk.

Mereka baru tersingkir dari Liga Europa 2019/20, yang berarti memutus salah satu jalan menuju Liga Champions musim depan.Mau tak mau, Arsenal harus mencari cara untuk mengamankan peringkat ke-4 klasemen akhir Premier League 2019/20 nanti, atau setidaknya mengamankan peringkat ke-5 dengan syarat hukuman Manchester City tetap berlaku.


Kerugian Besar
Usai kegagalan di Liga Europa tersebut, sekitar 24 jam kemudian, Arsenal mengumumkan kerugian pendapatan sebesar 27,1 juga poundsterling pada tahun kalender 2019 lalu. Ini merupakan kerugian besar pertama Arsenal sejak tahun 2002.

Arsenal saat ini ada di peringkat ke-10 klasemen sementara, cukup jauh dari empat besar atau bahkan spot Liga Europa. Jadi, jika kembali gagal bermain di Liga Champions musim depan, Arteta tidak akan bisa membangun skuad.

Dana belanja Arsenal pada musim panas mendatang bisa jadi dipangkas sangat minim karena kegagalan tersebut. Akibatnya, Arteta mungkin harus menjual sejumlah pemain sebelum mendatangkan bintang baru.

Pengakuan Arteta
Menjelang duel FA Cup kontra Portsmouth, Selasa (3/3/2020) nanti, Arteta mengakui kondisi finansial klub bisa memaksanya membuat keputusan-keputusan sulit perihal membangun skuad.

"Dampak yang disebabkan oleh kegagalan menembus Liga Champions untuk tiga musim beruntun sangatlah besar," tutur Arteta di Arsenal.com.

"Secara finansial, dampaknya begitu besar, sebab struktur klub ini dibangun untuk berada di Liga Champions. Anda mungkin bsia bertahan untuk satu atau dua tahun [tanpa UCL], tapi setelahnya Anda harus membuat keputusan besar."

Skenario Sulit
Singkatnya, Arsenal mungkin tidak akan bisa mendatangkan pemain-pemain yang mereka inginkan pada bursa transfer musim panas mendatang. Arteta tidak akan bisa membangun skuad, siklus yang sama terulang.


"Jadi kami mungkin harus membuat keputusan dengan satu cara atau yang lain, tergantung pada skenario kami nanti. Entah di Liga Champions, Liga Europa, atau tidak sama sekali," tutup Arteta


SAMBUNG AYAM -   Legenda Manchester United Roy Keane mengaku ia bakal menghabisi David De Gea usai sang kiper melakukan blunder fatal di laga lawan Everton.

Manchester United bermain di kandang Everton di matchday 28 Premier League di Goodison Park, Minggu (01/03/2020). Saat itu Setan Merah tertinggal lebih dahulu melalui gol Dominic Calvert-Lewin.

Gol itu terjadi karena kecerobohan De Gea. Kiper asal Spanyol itu terlalu lama menahan bola.

Itu memberikan Calvert-Lewin kesempatan untuk mendekatinya dan berusaha merebut bola. De Gea kemudian berusaha untuk mengumpankan bola ke rekannya.

Akan tetapi bola membentur Calvert-Lewin. Si kulit bundar lantas bergulir masuk ke gawang United.

Roy Keane yang Emosi
Atraksi David De Gea itu juga disaksikan oleh Roy Keane. Mantan kapten Setan Merah itu pun langsung emosi melihat blunder tersebut.

Keane mengatakan bahwa De Gea akan berada dalam masalah besar di ruang ganti jika saat itu ia berada di dekatnya. "Entah saya sebagai seorang pemain atau manajer, saya akan menghabisinya," tegas Keane kepada Sky Sports.

"Apa yang ditunggu De Gea? Ini gila," ketus Keane.

“Hampir ada sedikit kesombongan baginya. Saya akan menggantung dirinya di paruh waktu. Tidak ada alasan," tegasnya lagi.

Kritikan Pada Jordan Pickford
Bukan hanya David De Gea yang jadi sasaran kemarahan Roy Keane. Kiper Everton yakni Jordan Pickford, juga kena semprot pria asal Irlandia tersebut.

Pickford sendiri kebobolan melalui tendangan jarah jauh Bruno Fernandes. Bola yang melaju dengan sedikit melengkung dan berubah arah membuat kiper Timnas Inggris itu gagal mengantisipasi bola dengan baik.
Namun Keane tak mau mendengar alasan tersebut. Sebab menurutnya, Pickford harusnya masih bisa tampil lebih baik untuk mencegah bola masuk ke gawangnya.

"Saya tidak ingin mendengar bahwa bola itu bergerak. Tentu saja itu bergerak, seseorang menendangnya!"

"Intinya dengan Pickford ... Saya tidak perlu melihat statistiknya. Saya tahu ia bukan penjaga gawang yang bagus. Ia tidak sanggup melakukannya."


Pertandingan antara Everton dengan Manchester United itu berakhir imbang 1-1. David De Gea dkk sekarang berada di peringkat lima klasemen sementara Premier League, dengan raihan 42 poin dari 28 laga.

SICBO - Manajer Watford, Nigel Pearson mengaku sangat gembira melihat kemenangan timnya atas Liverpool dini hari nanti. Ia merasa bangga karena timnya menjadi tim pertama yang mengalahkan The Reds di ajang EPL.

Dini hari tadi, Watford menjamu Liverpool di Vicarage Road untuk pertandingan pekan ke-28 EPL. Watford tidak begitu diunggulkan di laga ini karena mereka sedang berjuang untuk keluar dari zona degradasi.

Namun tidak disangka-sangka, pasukan The Hornets berhasil memenangkan laga itu. Tidak tanggung-tanggung, mereka menghajar sang pemuncak klasemen dengan skor telak 3-0.

Pearson mengaku girang melihat timnya memenangkan laga tersebut. "Bisa mengalahkan tim terbaik di dunia saat ini menjadi momen pembuktian bagi kami," buka Pearson kepada Goal International.

Tidak Boleh Sombong
Pearson sendiri mengingatkan para pemainnya untuk tidak cepat berpuas diri atas kemenangan ini. Ia menyebut bahwa Watford masih belum aman dari zona degradasi sehingga mereka harus bekerja lebih keras.

"Kemenangan ini memang sangat memuaskan, namun ini hanya satu pertandingan saja."

"Kami masih memiliki 10 pertandingan yang tersisa dan semua pertandingan itu akan sangat penting. Kami harus mencoba mengulang performa dan permainan kami hari ini di ke-10 pertandingan sisa."

Merasa Bangga
Namun di sisi lain, Pearson mengaku sangat bangga melihat timnya berhasil menumbangkan Liverpool. Ia menilai timnya telah berjuang dengan sangat baik sehingga bisa menang di laga itu.

"Saya benar-benar bangga akan para pemain saya dan mereka harus merasa bangga karena mereka berhasil mengatasi sebuah situasi yang sulit."

"Jika melihat perjalanan kami musim ini, tiga poin yang kami dapatkan hari ini adalah tiga poin yang sangat penting. Kami tahu bahwa kami harus berada dalam kondisi terbaik kami hari ini, dan untungnya kami berhasil melakukan itu."

Mulai Aman
Kemenangan atas Liverpool berpengaruh besar pada raihan poin Watford.

The Hornets kini naik ke peringkat 17 dengan raihan 27 poin.

 BACARAT -  Frank Lampard mencurahkan isi hatinya. Di tengah persaingan ketat posisi empat besar klasemen Premier League, manajer Chelsea itu curhat karena tidak membeli pemain baru di dua bursa transfer musim 2019/2020.

Hingga pekan ke-27, persaingan empat besar klasemen Premier League sangat ketat. Chelsea untuk sementara berada di urutan paling atas. The Blues berada di posisi ke-4 dengan meraih 44 poin.

Hanya saja, posisi Chelsea belum aman. Manchester United menguntit di posisi kelima dengan meraih 41 poin. Hanya berjarak tiga poin saja. Lalu, ada Tottenham dan Sheffield yang ikut dalam persaingan dengan 40 poin.

Wolverhampton juga bisa menjadi 'kuda hitam' pada persaingan zona Liga Champions. Sang Serigala berada di posisi ke-8 dengan raihan 39 poin. Pasukan Nuno Espirito Santo acap kali tampil bagus ketika bersua tim besar.

Curhat dan Iri Hati Frank Lampard pada MU
Di tengah persaingan yang begitu ketat di perebutan empat besar klasemen Premier League, Frank Lampard punya keluh kesah. Dibanding tim lain, dia merasa timnya dalam situasi pelik karena tidak punya pemain baru pada musim 2019/2020.

"Ketika Anda melihat sekeliling kami dan Anda melihat performa Manchester United, mereka sudah menjadi tim kuat yang membeli pemain dengan sangat baik musim panas lalu," buka Frank Lampard di situs resmi Chelsea.

"Manchester United menghabiskan 150 juta pounds untuk tiga pemain yang sangat bagus [awal musim] dan kemudian memiliki lebih banyak pemain yang masuk [di Januari] yang telah memperkuat mereka," tambahnya.

Bukan hanya United, Frank Lampard juga merasa iri dengan Tottenham. Sebab, Jose Mourinho bisa membeli beberapa pemain baru pada Januari lalu. Mereka bisa menjadi pesaing yang serius bagi Chelsea.

"Pada dua jendela terakhir, mereka telah menghabiskan uang dan mereka tim yang bagus," ucapnya.

Bagimana Peluang Arsenal?
Frank Lampard menyebut masih ada satu tim lagi yang bisa bersaing untuk empat besar klasemen Premier League: Arsenal. The Gunners punya beberapa pemain baru. Lalu, ada Mikel Arteta di kursi manajer yang bisa menjadi faktor berpengaruh.

"Tim seperti Arsenal, Anda tidak dapat menghapus tim dengan kualitas yang tidak jauh di belakang Anda," kata Frank Lampard.

"Sheffield United dan Wolves harus Anda hormati karena mereka adalah tim yang sangat kuat dengan caranya sendiri. Ada banyak dalam kompetisi sehingga kita harus bertarung tetapi kita juga hanya perlu khawatir tentang diri kita sendiri," tutup Lampard.


Arsenal saat ini masih berada di posisi ke-9 Premier League. The Gunners mendapatkan 37 poin. Arsenal baru saja tersingkir dari Liga Europa dan diprediksi bakal sangat fokus untuk Premier League.



ROULETTE -  Kapten Real Madrid, Sergio Ramos mengaku menaruh respek tinggi terhadap Lionel Messi, superstar Barcelona, meski mereka terikat dalam rivalitas sengit antara dua tim terkuat di Spanyol. Ramos bahkan tidak segan mengakui Messi sebagai yang terbaik.

Messi menjalani musim impresif lainnya pada 2019/20 ini. Dia sudah mencetak 23 gol dari 29 penampilan di semua kompetisi untuk Blaugrana, juga membungkus 16 assists.

Menjelang duel sengit bertajuk El Clasico antara kedua tim terkuat ini, Senin (2/3/2020) dini hari WIB mendatang, Ramos diminta bicara soal kualitas Messi. Di luar dugaan, Ramos justru mengesampingkan rivalitas untuk memuji kualitas La Pulga.

Apa kata Ramos?
Respek pada Messi
Sebagai kapten Los Blancos, Ramos tahu klub tetap yang utama, tapi dia pun mengakui kualitas Messi sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Namun, untuk duel El Clasico nanti, Ramos berharap Messi tidak menjalani hari terbaiknya.

"Saya menaruh respek tinggi terhadap dia [Messi]. Saya kira dia merupakan salah satu pemain terbaik dalam sejarah dan saya punya rasa respek yang besar untuknya," kata Ramos kepada La Liga.

"Saya berharap Minggu besok [Senin dini hari WIB] bukan harinya, sebab itu berarti kami sudah bekerja dengan baik, dan yang lebih penting kami bisa meraih hasil positif."

Tidak Merugikan
Lebih lanjut sebagai sesama profesional, Ramos tidak segan mengharapkan yang terbaik untuk Messi. Namun, khusus untuk duel El Clasico besok, Ramos berharap Messi tidak menghajar Real Madrid di Santiago Bernabeu.

"Saya mengharapkan yang terbaik untuk dia sebagai sesama profesional, tapi asalkan itu tidak berdampak buruk pada kami!" sambung Ramos.

"Memang sulit, tapi dia mendapatkan respek tertinggi dari saya, saya kira dia adalah salah satu yang terbaik," tutupnya.

Duel El Clasico mendatang bakal jadi kesempatan bagi Madrid untuk menyalip rival mereka di puncak klasemen. Terakhir di Liga, Pasukan Zinedine Zidane menelan kekalahan 0-1 dari Levante.


SICBO -  Eks manajer Arsenal, Arsene Wenger mengungkapkan cerita bagaimana dulu ia harus kehilangan Serge Gnabry yang kini tampil impresif bersama Bayern Munchen.

Gnabry tampil luar biasa kala memborong dua gol dalam kemenangan 3-0 yang diraih Bayern Munchen di markas Chelsea, Rabu (26/2/2020) dini hari tadi.

Musim ini Gnabry tercatat sudah menciptakan 15 gol dan 10 assist bagi Bayern Munchen. Tentu ini menjadi catatan yang luar biasa bagi pemain 24 tahun tersebut.

Wenger Ungkap Kelemahan Gnabry
Wenger mengakui bahwa Gnabry memiliki talenta yang luar biasa. Meski demikian, sosok asal Prancis itu juga mempertanyakan keinginan Gnabry untuk menjaga komitmen.

"Dia [Gnabry] tak memiliki batasan. Lebih ke seberapa besar dia ingin menderita? Dia punya kecepatan, kekuatan, kemampuan teknik, dia sangat cerdas tapi terkadang dia memilih cara yang mudah. Itulah masalah dia," ujar Wenger kepada beIN Sports.

"Saya mengirimnya ke West Brom dan gagal total. Jika mau adil, saya rasa kami bersepakat dengannya dan Bayern mencurinya dari Werder Bremen. Dia pemain bagus. Dia memiliki kemampuan individual dan kolektif," tambahnya.

Pengakuan Wenger
Lebih lanjut, Wenger juga mengakui bahwa ia sebenarnya tak mau kehilangan Gnabry. Namun, yang terjadi justru Gnabry merapat ke Bayern Munchen.

"Kami memiliki kesepakatan dengannya. Karena dia tak bermain di West Brom, saya melepasnya ke tim nasional Jerman U-21. Dia tampil sangat bagus, dia bugar, kami sudah mempersiapkan dia untuk meneken kontrak baru," tutur Wenger.

"Lalu tiba-tiba dia ingin pergi ke Werder Bremen tapi bukan Werder Bremen yang membeli dia, tapi Bayern Munchen," katanya.


"Enam bukan kemudian, tak lebih dari setahun, dia pergi dari Bremen ke Bayern tapi sebelumnya sudah lebih dulu ada kesepakatan. Dia di akhir masa kontrak dan kami pikir dia akan bertahan," tukasnya.
Welcome to My Blog

CONTACT US

MejaEmas Whatsapp : +6282298915740

Fans Page MejaEmas

Popular Post

- Copyright © Perang Situs Agen Judi Casino Baccarat Online dan Adu Bandar Bakarat Terpercaya -Mejaemas- Powered by marina365blogspot - Designed by Casino Online Betting -