Perang Baccarat Online | Perang Baccarat
Posted by : Agen Casino Mejaemas Jumat, 10 Juli 2020

Sosok Eric Pendiri Aplikasi Zoom yang Meraup Keuntungan Rp 33 Triliun dalam 3 Bulan Akibat Covid-19



Sosok Eric Pendiri Aplikasi Zoom yang Meraup Keuntungan Rp 33 Triliun dalam 3 Bulan Akibat Covid-19 
Eric Yuan, founder atau CEO dari Zoom Video Communications Inc. meraih keuntungan bersih lebih dari 2 miliar dollar Amerika atau setara dengan 33 triliun rupiah hanya dalam waktu 3 bulan, Fortune melaporkan. Pendapatan itu diraihnya akibat dari tingginya penggunaan aplikasi Zoom karena social distancing akibat pandemi corona atau Covid-19. Perekonomian dunia terdampak sangat luar biasa akibat pandemi virus Corona (Covid-19).
Bahkan mengalami kesulitan beraktivitas akibat mewabahnya virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China, tersebut.
Namun, disisi lain ada sektor yang ternyata mendulang untung besar selama pandemi. 
Bersama bidang kesehatan dan pangan, sektor informasi dan teknologi termasuk yang relatif aman dari pandemi virus Corona.
Salah satu pihak di bidang informasi dan teknologi yang naik daun selama Covid-19, adalah aplikasi tatap muka online yang marak digunkanan semalam banyak masyarakat berdiam dirumah.
Salah satu yang paling populer adalah perusahaan video komunikasi asal Amerika Serikat, Zoom menjadi aplikasi yang jamak digunakan.
Aplikasi video conference ini menjadi andalan untuk memfasilitasi pekerjaan, kegiatan belajar mengajar dan banyak hal.
Lalu, siapakan otak dibalik keberadaan Zoom yang naik daun ini?
Ia adalalah Eric Yuan, CEO sekaligus inventor aplikasi Zoom.Eric Yuan merupakan warga Amerika Serikat yang lahir dan dibesarkan di wilayah Provinsi Shandong, China.
Ia merupakan lulusan dari Universitas Shandong.
Di sana, ia banyak mempelajari matematika dan ilmu komputer.
Sejak muda, Yuan selalu terkendala dengan jarak.
Semasa muda, ia harus naik kereta selama 10 jam untuk menemui kekasihnya.
Kendala jarak ini tak hanya dialami saat menjalin percintaan.
Kendala ini justru membuat Yuan semakin tekun dan berbuah manis seperti sekarang.
Yuan punya ambisi, ia ingin bekerja di Silicon Valley.
Namun, ia terkendala permohonan visa untuk dapat bekerja di sana dan Eric Yuan pun masih belum terlalu fasih alias gagap berbahasa Inggris waktu itu.Butuh waktu hampir dua tahun dan sembilan kali permohonan agar ia bisa masuk dan bekerja di Amerika Serikat.
Ia kemudian diterima dan bekerja di Webex.
Pada akhir 1990-an, teknologi semakin berkembang pesat dan teknologi video conference yang awalnya hanya ada di cerita fiksi sains, semakin menjadi kenyataan.
Webex adalah salah satu perysahaan yang bergerak di bidang tersebut.
Yuan menjadi salah satu dari 10 insinyur yang bergabung dengan Webex pada tahun 1997.
Satu dekade kemudian, Webex Diakuisisi Cisco dan Eric Yuan menjadi salah satu wakil presiden di sana dan mengelola lebih dari 800 pegawai.
Di sinilah Yuan menemukan jalannya untuk membangun Zoom sampai sekarang.
Pengaruh iPhone Pada 2007 silam, saat Cisco mengakuisisi Webex, Apple untuk pertama kalinya memperkenalkan iPhone.
Yuan, dengan jeli melihat bahwa lahirnya iPhone akan menjadi sebuah peluang besar.
Ia meyakini bahwa perusahaan, akan membutuhkan sebuah produk atau aplikasi yang dapat berfungsi di dalam sebuah ponsel, bukan hanya PC.
Setelah Zoom lahir, ia harus mencari klien yang mau menggunakan aplikasi tersebut.
Dengan cara persuasif, ia menghubungi setiap perusahaan yang mulai mempertimbangkan untuk menggunakan Zoom.
Namun tak jarang usahanya sia-sia.
Sebenarnya, nilai jual utama Zoom adalah sifatnya yang "netral".
Dia tidak terikat dengan platform tertentu, seperti FaceTime milik Apple, Hangouts milik Google, atau Skype milik Microsoft.
Bahkan, siapa pun bisa menggunakan Zoom meski ia tak memiliki akun.
Cukup dengan mengklik tautan yang diberikan oleh "host", semua orang dapat bergabung dalam sebuah video conference.
Belakangan, nilai jual ini justru menjadi bumerang bagi Zoom.
Banyak orang yang tak dikenal dapat masuk dengan leluasa dan mengganggu jalannya rapat. Gangguan tersebut kemudian dikenal dengan istilah "Zoombombing".
Popularitas Zoom yang kian meroket
Dirangkum dari pemberitaan Bloomberg, popularitas Zoom mulai menanjak saat pandemi Covid-19.

                                                                             posting by    
 www.mejaemas,org

Welcome to My Blog

CONTACT US

MejaEmas Whatsapp : +6282298915740

Fans Page MejaEmas

Popular Post

- Copyright © Perang Situs Agen Judi Casino Baccarat Online dan Adu Bandar Bakarat Terpercaya -Mejaemas- Powered by marina365blogspot - Designed by Casino Online Betting -