Gejala Awal Kehamilan, Bisa Bikin Senang atau Deg-degan!
Banyak orang, khususnya wanita, mengklaim paham bagaimana mengetahui gejala-gejala awal keahamilan. Faktanya tidak semudah itu. Ada banyak gejala awal kehamilan yang tidak diketahui bahkan tidak disadari oleh banyak orang.
Gejala awal tersebut akan menyenangkan bila dinantikan oleh para pasangan halal. Namun, sisi buruknya, gejala kehamilan akan membuat pasangan tak resmi pontang panting.
Hasil yang ditunjukkan test pack kehamilan belum sepenuhnya akurat. Karena itu, sangat penting untuk menghubungkan antara hasil test pack dengan gejala-gejala yang dialami oleh tubuh Anda. Berikut gejala-gejala awal kehamilan yang lazim dirasakan wanita, mengutip dari Independent, Sabtu (23/6/2018).
1. Terlambat menstruasi
Gejala yang satu ini sudah bukan rahasia umum lagi. Selama menstruasi, dinding rahim yang sudah menebal akan luruh dan kemudian mengalir keluar tubuh bercampur dengan darah. Periode ini biasanya berlangsung selama 3-7 hari.
Ketika wanita hamil, produksi hormon progesteron yang berlanjut mempertahankan dinding rahim. Itu artinya dinding rahim tidak akan luruh sehingga tidak akan ada menstruasi.
2. Kram kaki
Selama trimester pertama, wanita akan mengalami kram di kakinya. Gejala tersebut terjadi karena adanya perubahan tubuh dalam memproses kalsium. Sebab, kalsium yang biasa dikonsumsi, akan dialihkan untuk membantu mengembangkan tulang, gigi, dan organ bayi.
3. Payudara membesar
Gejala umum lainnya adalah peningkatan sensitivitas payudara. Tidak hanya lebih lembut dan sensitif, tetapi ukuran payudara juga akan membesar. Perubahan fisik payudara lainnya adalah pembuluh darah yang lebih terlihat dan puting yang akan menghitam.
4. Cepat lelah
Ketika wanita hamil, perubahan hormon yang terjadi dapat membuatnya cepat lelah. Peningaktan kadar hormon estrogen dan progestern dapat menyebabkan kelelahan yang amat sangat, terutama di trimester pertama.
5. Mual
Mual di pagi hari adalah hal yang biasa terjadi pada ibu hamil, terutama di fase-fase awal. Rasa mual tidak hanya terjadi di pagi hari, tetapi juga bisa pada siang hingga malam hari. Morning sickness biasanya akan dirasakan selama enam pekan setelah menstruasi terakhir.
6. Bercak
Meski tidak mengalami menstruasi, perempuan akan tetap merasakan adanya bercak darah dalam beberapa kesempatan. Menurut BabyCentre, satu dari empat wanita hamil akan mengalami pendarahan ringan selama trimester pertama. Kondisi tersebut terjadi sekira sepekan setelah ovulasi ketika sel telur yang sudah dibuahi masuk ke dalam dindin rahim.
7. Perubahan selera
Sudah diketahui secara umum bahwa wanita akan mengalami perubahan terkait selera mereka selama kehamilan. Mereka mungkin akan membenci makanan yang tadinya disukai dan sebaliknya akan menyukai makanan yang dibenci. Selain itu, wanita hamil juga akan mengalami peningkatan pada indera penciuman yang lebih tajam.
8. Perubahan mood
Peningkatan hormon estrogen dan progesteron yang drastis menyebabkan perubahan mood yang bisa terjadi secara mendadak pada wanita hamil. Adanya jabang bayi dalam kandungan serta perubahan hormon pasti membuat mood seorang wanita berubah-ubah dengan cepat.
9. Bolak-balik kamar mandi
Perempuan yang berada dalam fase awal kehamilan biasanya akan sering bolak-balik kamar mandi daripada biasanya. Hal tersebut disebabkan oleh adanya peningkatan aliran darah ke ginjal. Terlebih lagi, adanya pertumbuhan dinding rahim pada trimester pertama dapat memberi tekanan tambahan bagi kandung kemih.
10. Hiperemesis gradivarium
Istilah ini mungkin tidak terlalu familiar karena hanya terjadi pada 1 dari 100 wanita hamil. Menurut Clearblue, istilah tersebut merujuk pada muntah-muntah yang parah selama kehamilan. Wanita hamil bisa saja mengalami muntah-muntah selama kehamilan hingga proses persalinan. Sangat penting bagi wanita hamil untuk rutin memeriksakan kondisi kandungannya pada dokter, terutama ketika mengalami mual-mual dan muntah-muntah.
Posting By
