Posted by : Agen Casino Mejaemas
Kamis, 26 April 2018
Kurangi Faktor Risiko Penyakit Mematikan, Ini yang Bisa Dilakukan Para Ibu di Rumah!
marina-365.net - Prevalensi penyakit tidak menular terus mengalami pertumbuhan di tengah masyarakat Indonesia. Beberapa penyakit yang termasuk antara lain penyakit kardiovaskular, stroke, diabetes. Banyak faktor yang menyebabkan penyakit tersebut salah satunya adalah pola hidup tidak sehat.
"Penyakit tidak menular merupakan interaksi berbagai faktor sehingga disebut faktor risiko yang sifatnya aditif. Mulai dari tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gula darah tinggi, kebiasaan merokok, hingga kurangnya aktivitas fisik," terang dokter spesialis kardiovaskular, dr Siska Suridanda Danny, Sp.JP(K) saat ditemui dalam sebuah acara, di kawasan Jakarta Barat.
Sementara itu, menurut data Riskesdas 2013, jumlah penderita kolesterol lebih banyak pada perempuan dengan angka mencapai 39,6% dibanding laki-laki yang hanya 30%. "Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa hal. Asumsi saya mungkin asupan pada perempuan lebih banyak. Selain itu, bisa juga karena aktivitas dimana laki-laki lebih banyak beraktivitas sementara perempuan mungkin lebih banyak waktu terbuang untuk makan makanan yang mengandung minyak sehingga kolesterol," ujar Dr. dr. Anwar Santoso, Sp.JP(K) saat ditemui dalam acara yang sama.
Kondisi tersebut tentu memprihatinkan karena perempuan bisa dikatakan sebagai pembuat kebijakan di rumah tangga. Bila perempuan yaitu ibu sudah sakit, tidak menutup kemungkinan anggota keluarga yang lain juga bisa terpengaruh. Maka dari itu, untuk mencegah hal ini perlu dilakukan perubahan perilaku khususnya pada perempuan.
"Menurunkan prevalensi harus dengan mengubah perilaku. Sejatinya intervensi dilakukan bukan pada laki-laki melainkan pada ibu serta anak. Dengan begitu akan lebih mudah untuk melakukan perubahan pola perilaku," tambah dr Anwar. Hal senada juga disampaikan oleh dr Siska.
"Menurut saya perempuan yaitu ibu adalah leher rumah tangga di samping ayah sebagai kepala keluarga. Perempuan adalah penentu kebijakan dalam hal gaya hidup. Sebagai contoh, ibu menentukan menu hidangan di meja makan yang otomatis akan terekam pada anak sehingga kebiasaannya berlanjut hingga dewasa nanti," jelas dr Siska.
Dr Siska juga merasa beruntung karena seringkali ketika dirinya memberikan edukasi terkait pola hidup sehat pesertanya paling banyak perempuan. Edukasi pada ibu itu penting karena gunanya bisa untuk mengurangi tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol di anggota keluarga," pungkas dr Siska.
Posting By



