Minggu, 04 Februari 2018

Minum Air dari Botol Plastik Bisa Sebabkan Kanker, Benarkah?


marina-365.net - Banyak ahli yang menyarankan agar setiap harinya tubuh menerima paling tidak 2 liter air putih. Bila lupa membawa botol minum sendiri dari rumah, biasanya orang cenderung membeli air putih kemasan dalam botol agar kebutuhan air hariannya tetap terpenuhi.

Banyak juga yang memilih membawa air minum dalam botol plastik karena dianggap praktis. Akan tetapi, konsumsi air putih yang berasal dari botol plastik nyatanya bisa memengaruhi kesehatan tubuh.

Lantas, benarkah minum air dari botol plastik berisiko terhadap kesehatan? Menurut Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, ketika botol plastik menjadi hangat lantaran disimpan di dalam mobil cukup lama atau terpapar sinar matahari langsung akan menyumbang produksi bahan kimia sejumlah 50-60 persen.

Menurut penelitian para ahli dari University of Florida di Amerika Serikat, kebanyakan botol plastik yang dijual di pasaran ternyata tidak tahan panas. Setelah melakukan eksperimen dengan memanaskan air minum kemasan dari berbagai merek, diketahui bahwa kandungan antimon dan bisphenol A (juga dikenal dengan singkatan BPA) bisa lepas dari plastik dan tercampur dalam air minum.

Antimon adalah zat kimia yang berpotensi sebagai karsinogen. Karsinogen sendiri yaitu senyawa, zat, atau elemen yang bisa menyebabkan kanker dalam sel tubuh manusia. Namun, antimon baru akan berdampak negatif pada tubuh Anda jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Selain mengonsumsi air minum dari botol, ketika memanaskan makanan dalam plastik, makanan tersebut berpotensi terkontaminasi zat kimia yang membahayakan kesehatan. Hal ini yang bisa menyebabkan masalah kesehatan serius yang menyerang ovarium, hingga penyakit kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, dan lainnya.

Tak hanya menyebabkan kanker, pada pria, konsumsi air dari botol plastik kemasan bisa menurunkan kesuburan. Bahan kimia yang terkandung dalam botol kemasan seperti bisphenol A bisa mengganggu proses kehamilan, yakni pembuahan dan implantasi.

Saat ini memang banyak orang yang lebih mengandalkan wadah plastik untuk minum hingga menyimpan sisa makanan. Sekarang tak ada salahnya untuk mengurangi kebiasaan tersebut.

Oleh karena itu, sebaiknya pindahkan minuman atau makanan dalam wadah berjenis stainless steel atau kaca terlebih dulu. Bila harus membawa minuman atau makanan dari luar, usahakan untuk tidak menggunakan wadah berbahan plastik atau sterofoam. Demikian seperti dilansir IndiaTimes, Minggu (4/2/2018).

Posting By