Posted by : Agen Casino Mejaemas
Minggu, 28 Januari 2018
Amankah Berhubungan Seks Menjelang Kelahiran? Simak Penjelasannya
marina-365.net - Secara umum seks memang berdampak positif bagi tubuh kita baik secara fisik maupun mental. Namun yang harus Anda ketahui adalah ternyata seks saat hamil juga memiliki manfaat yang sangat baik apalagi bila dilakukan saat kehamilan menjelang kelahiran.
Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa melakukan hubungan intim saat hamil khususnya pada bulan-bulan akhir seperti bulan kedelapan dan kesembilan dapat membantu membuka jalan bagi bayi, sehingga dapat memperlancar proses persalinan.
Untuk itulah calon ibu diharapkan dapat mempertimbangkan melakukan coitus saat kehamilan menjelang kelahiran, karena manfaatnya yang sangat besar bagi proses persalinan. Saat wanita hamil, berhubungan intim memang agak merepotkan khususnya jika dilakukan dengan posisi misionaris.
Tapi dengan mempertimbangkan manfaatnya untuk persalinan, banyak wanita yang kemudian tertarik untuk mencobanya. Bukan tanpa alasan mengapa banyak wanita melakukan seks saat hamil tua yang bisa membantu proses persalinan agar lebih cepat.
Ini disebabkan pada saat melakukan hubungan intim tubuh seseorang akan banyak melepas hormon. Hormon-hormon seperti hormon endorphin, oksitosin, dan juga DHEA dilepaskan lewat bagian yang benama bagian hipofisis.
Nah, hormon oksitosin sendiri merupakan hormon yang berguna mendorong pengerahan serat-serat otot yang banyak digunakan saat terjadi kontraksi. Lalu bagaimana dengan hormon lainnya? Yang perlu Anda ketahui, hormon seperti endorphin adalah satu jenis hormon yang berguna untuk membuat tubuh lebih rileks sehingga pikiran Anda bisa tetap tenang dan tidak tegang walaupun proses persalinan sudah semakin dekat.
Sedangkan hormon DHEA sendiri merupakan hormon yang sangat bermanfaat untuk memperkuat tulang dan juga otot. Hal ini disebabkan karena saat menghadapi proses persalinan, Anda harus memiliki tulang dan otot yang kuat.
Kehamilan 8 bulan bisa menjadi titik awal Anda untuk meningkatkan hubungan intim dengan suami. Jika Anda merasa takut untuk melakukannya, kurangilah aktivitas seks pada kehamilan menjelang kelahiran atau memasuki bulan ke-9. Namun yang perlu diingat adalah jangan berhenti sepenuhnya karena hubungan yang dilakukan pada bulan-bulan sebelumnya tentu tidak akan mendatangkan manfaat untuk Anda.
Pada saat proses persalinan dimulai, hormon yang ada di tubuh Anda akan mulai tidak seimbang khususnya hormon-hormon seperti progesteron dan juga estrogen. Inilah yang menyebabkan hormon oksitosin banyak dikeluarkan oleh tubuh, kemudian menimbulkan kontraksi dalam bentuk Braxton Hicks yang menjadi kekuatan pada saat persalinan.
Kontraksi ini bisa dikatakan terasa seperti kontraksi yang sering orang rasakan pada saat berhubungan seks. Alasannya karena hormon yang dilepaskan sama persis seperti hormon yang dikeluarkan pada proses persalinan. Demikian dikutip dari berbagai sumber.
Posting By



