Perang Baccarat Online | Perang Baccarat
Posted by : Agen Casino Mejaemas Kamis, 21 Desember 2017

Apa Benar Vape Lebih Aman dari Rokok dan Tidak Menyebabkan Kanker Paru?


marina-365.net - Menghisap rokok elektrik dianggap lebih aman daripada rokok tembakau. Bahkan para penggemar rokok tersebut kecil kemungkinan mengalami kanker paru.

Mengingat saat ini kondisinya penduduk Indonesia banyak menggunakan benda yang disebut vape tersebut. Benda satu ini dianggap sebagai alternatif pengalihan kebiasaan merokok tembakau.

Karena studi dari Universitas Catania di Italia meyebutkan konsumsi vape tidak menimbulkan risiko kesehatan serius, dibandingkan dengan rokok biasa. Benda yang tidak mengalami proses pembakaran tersebut tidak menyebabkan inflamasi pada daerah paru-paru. Apa benar?

"Kami tidak menemukan bukti adanya masalah kesehatan, terkait penggunaan rokok elektrik dalam jangka panjang berdasarkan riset kami. Termasuk risiko meningkatkan paru-paru, tidak terbukti" kata Riccardo Polosa, Direktur Universitas Catania di Italia.

Laporan ini merupakan hasil studi selama 3,5 tahun dengan menyasar pengguna vape pada usia 23-35 tahun. Para peneliti melakukan studi dari beberapa faktor kesehatan seperti tekanan darah, denyut jantung, berat badan, fungsi paru-paru, gejala pernafasan, nafas oksida nitrat, penghembusan karbon monoksida, dan tomografi resolusi tinggi pada paru-paru.

Riset tersebut dipublikasikan di Jurnal Scientific Reports. Dijelaskan bahwa tidak ada temuan patologis yang dapat diidentifikasi pada tomografi resolusi tinggi pada paru-paru.

"Tidak ada juga gejala gangguan pernapasan yang dilaporkan secara konsisten pada pengguna rokok elektrik," tambah Polosa.

Studi dengan topik serupa juga sudah dilaksanakan di Indonesia oleh Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP). Para penelitinya menyebutkan bahwa vape lebih aman digunakan karena tidak melewati proses pembakaran yang menjadi oksidasi.

nmembuktikan bahwa vape sebagai produk tembakau alternatif membawa manfaat menekan risiko kesehatan. YPKP masih terus mensosialisasikan hasil riset ini ke masyarakat yang masih mengosumsi rokok yang dikonsumsi dengan cara dibakar.

“Hasilnya, produk tembakau alternatif ini memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih rendah dibanding rokok yang dikonsumsi dengan dibakar," ungkap Pendiri YPKP Prof Dr. Achmad Syawqie Yazid, ditemui Okezone belum lama ini di Jakarta.

Itu terjadi karena produk yang tidak dibakar dapat mengeliminasi tar, yakni racun berbahaya yang dihasilkan dari pembakaran tembakau dan sebagian bersifat karsinogenik.

Syawqie menyebutkan, inovasi dari vape dapat menjadi solusi efisien untuk mengatasi masalah adiksi rokok. Konsep pengurangan risiko atau harm reduction menjadi strategi untuk mengubah perilaku masyarakat.

Saat ini, menurut Syawqie, masih banyak penafsiran yang salah terkait produk tembakau alternatif. Banyak orang percaya jika vape mengandungnikotin tempel, snus, dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar," ujarnya.

"Padahal, produk-produk tersebut telah terbukti secara klinis dapat menjadi alternatif untuk menekan dampak buruk dari rokok yang dikonsumsi dengan cara dibakar,” tegasnya.

Posting By

Welcome to My Blog

CONTACT US

MejaEmas Whatsapp : +6282298915740

Fans Page MejaEmas

Popular Post

- Copyright © Perang Situs Agen Judi Casino Baccarat Online dan Adu Bandar Bakarat Terpercaya -Mejaemas- Powered by marina365blogspot - Designed by Casino Online Betting -