![]() |
| HARI PENDENGARAN SEDUNIA 2017: Bersihkan Telinga Anak Pakai Cotton Bud Risiko Gendang Telinga Pecah |
Spesialis THT dr Soekirman Soekin SpTHTKL menjelaskan, telinga memiliki bagian serumen yang berfungsi untuk melindungi telinga dari benda asing. Tanpa harus dibersihkan, organ pendengaran itu selalu bersih.
"Dalam serumen ada bahan atau zat yang dapat melawan bakteri. Serumen mengandung minyak yang dapat menangkal debu atau jika ada serangga masuk,"terang dr Soekirman saat ditemui di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (3/3/2017).
Telinga, menurut dr Soekirman, tak harus dikorek saat membersihkannya. Apalagi pada bayi dan anak-anak yang memiliki lubang telinga kecil.
"Saat mengunyah dengan rahang dan menguap sebenarnya kotoran telinga itu bisa hilang sendiri. Gak perlu dikorek-korek pakai cotton bud, apalagi kalau pada anak dengan lubangnya telinga kecil," tambahnya.
Efeknya, gendang telinga bisa pecah karena memasukkan cotton bud terlalu dalam. Kualitas pendengaran anak jadi menurun, sehingga banyak gangguan psikis yang dialami.
"Tandanya kalau anak kualitas pendengarannya menurun, saat diajak ngobrol selalu minta diulang. Anak yang sering bilang 'Apa ma?' 'Apa pa?' itu bisa saja karena pendengarannya mengalami gangguan," ungkapnya.
Moms juga harus tahu, terlalu sering mengorek telinga bisa menurunkan kualitas pendengaran sekira 30 persen. Himbauan pula, setiap enam bulan sekali harus cek kesehatan pendengaran ke dokter THT.
Sumber okezone.com
