WWW.MARINA365.NET- Salah satu hal yang membuat pasangan suami istri (pasutri) stop
sementara berhubungan intim adalah karena sang istri sedang datang bulan
alias haid. Tapi jika hubungan intim tetap dilakukan saat istri haid,
ada risiko yang bisa terjadi.
dr Liva Wijaya SpOG dari RS Mitra
Keluarga Kemayoran, saat haid pembuluh darah terbuka dan memperbesar
potensi bakteri masuk ke pembuluh darah dan menyebar. Itulah salah satu
alasan mengapa menjaga kebersihan area kewanitaan penting terutama saat
menstruasi karena risiko infeksi lebih besar.https://goo.gl/m4BpUq
"Intinya kalau lagi
menstruasi jangan dulu berhubungan seksual. Dalam kondisi haid kan
terdapat darah haid, pH vagina sudah berubah semua. Makanya tunggu
bersih aja,' kata dr Liva di sela-sela media workshop 'It's better to be
protected in your red days' di Letter D Cuisine, Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Selain itu, perlu diingat bahwa
hubungan intim menjadi salah satu faktor yang meningkatkan infeksi.
Tetapi, dr Liva menekankan risiko itu bisa diminimalkan dengan daya
tahan tubuh yang baik. Kemudian, cairan sperma yang bersifat basa pada
prinsipnya bisa mengubah keseimbangan pH di vagina.
Untuk itu,
tak ada salahnya setelah berhubungan intim, cuci vagina dengan bersih.
Tak perlu menggunakan produk tertentu, jika tak ada masalah, membasuh
vagina dengan air bersih saja dikatakan dr Liva cukup.
Beberapa waktu lalu, pengamat kesehatan seksual dr Andri Wanananda MS
mengatakan bercinta semestinya tak dilakukan ketika istri sedang haid.
Dikhawatirkan, masih ada pembuluh darah yang terbuka yang bisa memicu
gelembung udara (emboli) saat gerakan-gerakan penis ketika penetrasi ke
dalam vagina.
"Jika pembuluh darah tersebut menuju ke organ
penting seperti jantung dan paru-paru dan menyebabkan kegagalan fungsi
organ tersebut hingga memicu kematian. Emboli ini bila terbawa aliran
darah bisa menyumbat pembuluh darah jantung (arteri coronaria), hingga
memicu serangan jantung mendadak" kata dr Andri.
Sementara, dr
Ardiansjah Dara SpOG mengatakan bercinta saat istri sedang haid dapat
berdampak pada nyeri perut dan endometriosis. Sebab, bukan tidak mungkin
berhubungan intim saat menstruasi mengakibatkan darah menstruasi masuk
kembali ke dalam rahim.
Sehingga, darah menstruasi yang
seharusnya mengalir keluar tubuh justru masuk kembali karena adanya
dorongan saat berhubungan intim. Nah, ketika darah haid yang mestinya
keluar dari rahim didorong masuk kembali, nantinya darah bisa menggumpal
di rahim dan memicu endometriosis.